Bab 60
Kata-kata Karin terdengar seperti guntur yang meledak di telinganya.
Dia jelas tidak mencintainya, jelas bahwa pernikahan mereka hanyalah solusi sementara.
Jelas-jelas semua kebaikan yang dikira Karin hanyalah kepura-puraannya.
Jelas-jelas wanita yang paling dia cintai duduk tepat di sampingnya.
Jelas-jelas dia sangat membenci Karin.
Jelas-jelas saat bercerai, dia menarik napas lega.
Jelas-jelas ... jelas-jelas dia sama sekali tidak pernah mencintai Karin.
Tapi kenapa, ketika Karin mengatakan hal itu di hadapannya dengan suara gemetar dan mata merah, dia justru merasa seolah-olah hatinya terkoyak, sakit hingga sulit bernapas?
Apakah mungkin dia mencintai Karin?
Bagaimana mungkin?
Melihat wajah Fernando yang kehilangan arah, Sherin menggigit bibirnya dan berkata pelan, "Kak Fernando, apakah kata-kata Karin tadi membuatmu malu? Karin juga keterlaluan, bagaimana bisa bilang begitu di depan orang banyak? Dia terlalu nggak memberimu muka."
Mendengar perkataan Sherin, Fernando tiba-tiba lega

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link