Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 392

Alex tertegun sejenak, dia tercengang sambil menatap ke arah Melisa. "Apa katamu?" Mata Melisa dipenuhi rasa dingin, dia mengertakkan gigi dan berkata, "Jangan berpikir kamu bisa menyembunyikannya selamanya! Kamu membawa perempuan jalang itu bersamamu dalam perjalanan bisnis kali ini, sungguh menjijikkan!" Alex terdiam, wajahnya hampir membeku, "Kapan kamu tahu?" "Terakhir kali aku pergi ke Grup Drajat untuk mencarimu." "Sekarang kamu sudah tahu, aku nggak punya apa-apa untuk dikatakan, kita cerai saja." Mata Melisa dipenuhi rasa terkejut, dia tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut Alex. Dia menatap Alex dengan dingin dan marah, "Terakhir kali kamu ingin menceraikanku, apa karena wanita jalang itu?!" Mata Alex berubah jadi dingin, "Dia punya nama, aku yang mengambil inisiatif dalam hubungan kami. Aku nggak ingin mendengar kata jalang dari mulutmu lagi." Melihat pria yang sudah puluhan tahun dinikahinya membela wanita lain, Melisa justru merasa konyol. "Siapapun yang berinisiatif d

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.