Bab 30
Hanya saja, Willy tetap bisa menyadari perubahan ekspresi Jane. Meskipun Jane berusaha bersikap dengan tenang, jari-jarinya yang saling terkait menunjukkan emosinya.
Willy mengalihkan pandangannya dan menyembunyikan emosi di matanya.
Willy membuka bibirnya dan pura-pura berkata dengan tenang, "Temanku mengadakan pesta besok, bagaimana kalau kamu pergi bersamaku? Aku nggak suka wanita asing mendekatiku."
Ucapan Willy menarik kembali pikiran Jane, Jane tanpa sadar menatap Willy, emosi di dalam hatinya sudah menghilang pada saat ini.
Jane tertegun sejenak, mereka sudah sepakat bahwa mereka hanya akan menghadapi orang tua dari kedua belah pihak.
Kalau teman ....
Jane berkata dengan ragu-ragu, "Kamu nggak lupa dengan ... peraturan kita, 'kan?"
Willy menyipitkan matanya, tatapannya menggelap pada saat ini. Hal ini membuat orang-orang tidak bisa mengabaikan aura penindasan di sekeliling tubuhnya.
Jane merasa takut dengan hal ini dan berkata dengan suara yang semakin lama semakin mengecil, "Ki

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link