Bab 42
Hanya saja, sosok Jane sudah menghilang dari pandangannya.
Kevin menyipitkan matanya dan tersenyum mengejek. Sejak dia salah mengenal orang pada terakhir kali, apakah dia mengalami halusinasi sekarang?
Kevin berjalan ke arah kamar pasien untuk menjenguk Nyonya Besar Citra.
Di sisi lain, Jane langsung memasuki mobil setelah keluar dari rumah sakit.
Willy sedang menunggu di kursi pengemudi, mobil ini dipenuhi dengan aroma tembakau. Pada awalnya Jane mengira Willy adalah perokok, tapi dia tidak pernah melihatnya merokok selama beberapa hari ini.
Pada awalnya Jane merasa terkejut, tapi dia menatap Willy dengan bingung setelah mencium aromanya, "Kamu merokok?"
Raut wajah Willy menegang dan berusaha menyembunyikan emosi di matanya.
"Apakah kamu nggak menyukai baunya? Tadi aku sudah menghilangkan bau rokok di tubuhku untuk waktu yang lama di luar, selain itu aku juga cuma merokok sebatang."
Willy memang sangat jarang merokok, dia hanya akan merokok saat sedang merasa kesal.
Saat Jane memasuki

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link