Bab 78
Saat pertemuan berakhir, Grup Yakura menatap Jane, "Bu Jane masih muda, tapi punya kapasitas dan kemampuan yang luar biasa. Aku yakin Anda akan makin hebat ke depannya. Hanya karena kepribadian Anda yang begitu santai dan tegas ini, aku harus menandatangani kerja sama ini dengan Anda!"
"Terima kasih atas pujiannya, Pak Kendro."
Setelah mereka berpisah, Jane yang mengenakan sepatu hak tinggi berjalan agak goyah.
Kidron, yang membawa tas dan dokumen Jane, melihat atasannya hampir tak bisa berjalan lurus. Setelah ragu sejenak, akhirnya dia mengulurkan tangan untuk menopang Jane, sambil buru-buru menjelaskan, "Bu Jane, Anda mabuk ... aku ... aku akan bantu Anda."
Saat ini, kepala Jane sudah terasa kacau. Dia membiarkan Kidron menuntunnya keluar dari restoran.
Jane mendongak dan menatap Kidron sejenak. Ditatap seperti itu, jantung Kidron langsung berdegap kencang dan wajahnya menegang karena gugup.
"Bu ... Bu Jane ...."
Jane menasihati dengan suara lembut, "Meski aku nggak bilang kamu harus

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link