Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 1942

Surya mengangguk dan berkata, "Ya, itu benar." Saat ini, Raka sedang duduk di sana, badannya terus gemetar. Yenny melirik ke arah Raka, kemudian Raka bertanya, "Kenapa kamu melihatku? Pikiranku masih sangat kacau, jangan tanya aku." Surya menyela, "Apa kami boleh pergi?" Yenny berkata, "Karena masalah ini cukup penting, berdasarkan situasi yang sudah diketahui sekarang, khawatirnya kalian masih perlu menunggu lebih lama lagi." "Baiklah, kalau begitu tunggu saja." Setelah subuh, anggota investigasi kriminal kembali. Setelah dilakukan penyelidikan, mereka menemukan memang ada pistol di dalam mobil McLaren yang terbakar. Berdasarkan analisa balistik, kedua peluru tersebut memang berasal dari pistol tersebut. Meskipun anggota tim investigasi tidak mengetahui kenapa pria bertopi itu menembak ban mobilnya sendiri dengan tembakan kedua, setelah dia menembaki kendaraan di belakangnya, mereka sudah bisa menyimpulkan bahwa hal itu adalah fakta. Pria bertopi itu menerima akibatnya dari perilaku b

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.