Bab 1959
Saat ini, Leva sedang duduk di kursi roda sambil berkata, "Ellen, sebenarnya kamu nggak perlu peduli pada Ibu. Kalau kamu sendiri bisa pergi dari sini, menurutku Harvey nggak akan pernah menemukanmu lagi. Dengan begitu, kamu bisa memulai kehidupan yang baru."
"Usia dua puluhan bagi seorang wanita adalah waktu yang paling berharga. Ellen, sekarang setelah kamu dewasa, kamu juga harus memiliki kehidupanmu sendiri."
Ellen tidak menengok ke belakang. Saat mendengarkan perkataan ibunya, air mata mengalir dari mata Ellen. Pada saat ini, di malam yang sunyi, Ellen benar-benar merasa hatinya dipenuhi oleh kasih sayang ibunya. Semua ini seolah tidak sia-sia.
Faktanya, Ellen tahu betul jika dia pergi sendirian, dia memang bisa melarikan diri dari sini dan pergi jauh, ayahnya juga tidak akan pernah bisa menemukannya. Akan tetapi, jika dia melakukannya, ibunya pasti akan mati kelaparan.
Ellen sangat mengetahui karakter ayahnya dengan jelas. Ayahnya tidak akan pernah merawat ibunya. Jika Ellen perg

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link