Bab 9
Melihat mental Bibi yang begitu bermasalah, kami semua terdiam. Akhirnya kami sadar, Bibi sudah sakit terlalu dalam. Dia bukan lagi Bibi yang lembut dan baik hati seperti yang aku kenang.
Perceraian memang membuatnya sangat terluka, tapi itu bukan alasan untuk mengontrol Eric. Itu juga tidak bisa menghapus fakta kalau dialah penyebab kerusakan psikologis Eric hingga memunculkan kepribadian ganda.
Aku tidak pernah membayangkan, Eric ternyata mati di tangan ibu kandungnya sendiri.
Dengan suara bergetar, aku masih berusaha membangunkan naluri keibuannya.
"Walaupun kamu begini, Eric nggak pernah sekalipun menjelekkanmu. Dia sudah berusaha keras menjadi anak yang kamu inginkan, tapi kamu masih mau memaksanya sampai begitu?"
"Kamu salah terus, sampai akhirnya Eric mati. Kenapa Kamu masih keras kepala? Kematian Eric jelas ada hubungannya denganmu! Kamu masih mau menyangkal? Kamu mau memanfaatkan kematiannya, membuatnya seolah-olah kecelakaan demi mendapatkan uang asuransi. Kamu bahkan sengaja

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link