Bab 16
Henros membuang kue yang disiapkannya dengan penuh perhatian, menganggapnya tak lebih dari barang rongsokan.
Dia menganggap isyarat cinta Valeria yang kikuk sebagai gangguan dan kerepotan.
Dia menghancurkan satu-satunya harapan Valeria dengan tangannya sendiri.
Dia dengan dingin mendefinisikan anak yang dianggapnya sebagai hidupnya sendiri sebagai "masalah yang seharusnya tidak ada", lalu merenggutnya secara paksa.
Dia bahkan ... di saat Valeria berada dalam penderitaan dan keputusasaan terdalam, demi wanita lain, berulang kali melukainya, mempermalukannya, dan memaksanya hingga ke jalan buntu!
Henros tak lagi mampu mengendalikan diri, tiba-tiba bangkit seperti binatang buas yang benar-benar kehilangan kendali, dan dengan gila menghancurkan segala sesuatu di kantor!
Komputer, dokumen, pajangan, kursi ... semua yang bisa dijangkaunya dihantam dan dibalik dengan keras!
Pecahan beterbangan, dentuman keras tak henti-henti!
Dia membenci!
Membenci keterlambatan akan kesadarannya sendiri!
Mem

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link