Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 17

Rambutnya acak-acakan, matanya bengkak seperti kacang kenari, raut wajahnya pucat lalu berteriak dengan suara serak, "Kamu nggak bisa pergi mencarinya! Apa kamu lupa bagaimana Valeria memperlakukanku? Dia hampir membunuhku! Apa kamu lupa hubungan kita selama bertahun-tahun? Kamu bilang akan menjagaku seumur hidupku! Aku hanya punya kamu, Henros! Tolong jangan tinggalkan aku!" Langkah Henros goyah, menatap Scarlet, yang menangis tersedu-sedu di kakinya, tapi tidak merasa iba seperti biasanya, hanya cemas dan bersikap dingin. Henros dengan paksa membuka jari-jari Scarlet, yang mencengkeram erat kaki celananya, satu per satu, suaranya serak tapi luar biasa jelas, "Scarlet, aku minta maaf." Tangisan Scarlet berhenti tiba-tiba lalu menatapnya dengan tidak percaya. Henros menatapnya, matanya dipenuhi emosi yang kompleks, tapi tidak lagi ragu, "Aku jatuh cinta pada Valeria. Mungkin aku jatuh cinta sejak lama, tapi aku hanya nggak menyadarinya." Henros berhenti sejenak, seolah sedang memilah-m

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.