Bab 15
Setelah itu, Camelia berdiri dan tidak menatap James lagi. Dia berbalik dan berjalan ke pinggir jalan, lalu memanggil taksi dan melaju pergi.
James berbaring di tanah yang dingin sambil menatap ke arah kepergian Camelia. Dadanya terasa seperti terkoyak dan rasa sakit itu membuat seluruh tubuhnya kejang.
Rasa sakit fisik ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rasa sakit yang disebabkan oleh kata-kata Camelia.
Saat James mendorong Camelia menjauh demi menyelamatkan wanita itu, James bahkan tidak memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya sendiri.
Yang James pikirkan hanyalah bahwa Camelia tidak boleh sampai kenapa-kenapa.
Namun, wanita itu bahkan tidak meliriknya.
Camelia juga mengatakan darah James membuatnya merasa jijik.
Camelia bilang tidak akan pernah kembali sekalipun James mati demi dirinya.
James memejamkan matanya, air matanya yang bercampur darah mengalir di pipinya.
James menderita patah tulang lengan kiri sehingga harus dipasang gips dan memar parah di kaki kanannya

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link