Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 16

Wajah Dicky langsung kehilangan warna. "Lokasi. Lokasi terakhir menghilang." Suaranya serak, tiap kata seperti dipaksa keluar dari tenggorokan. "Barat kota, arah kawasan industri lama. Tapi di sana banyak persimpangan, banyak titik buta kamera ...." "Gerakkan semua orang yang bisa dikerahkan! Tutup semua jalan keluar kota! Periksa setiap gudang dan pabrik kosong di kawasan industri lama!" Dicky memotongnya. Kecepatan bicaranya mencengangkan, membawa keganasan yang nyaris lepas kendali. "Hubungi polisi. Pakai namaku, ajukan izin kerja sama tingkat tertinggi! Sekarang juga!" Setelah menutup telepon, dia bahkan tidak kembali ke ruang rapat untuk memberi penjelasan. Dia meraih kunci mobil dan langsung berlari keluar. Lift terlalu lambat. Dia langsung berlari menuruni tangga, menuju parkiran bawah tanah, menyalakan mobil. Mesin meraung seperti binatang buas, lalu melesat keluar seperti anak panah. Tidak, tidak bisa, mobil terlalu lambat. Dia menginjak rem mendadak. Ban bergesekan dengan lan

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.