Bab 17 Tak Bisa Menandingi Kata-katanya, "Aku Bersedia"
Aldo menentang dalam hati, tapi wajahnya panas membara, seolah baru ditampar dengan keras.
Dia jelas tahu, setiap kata yang diucapkan Tania sekarang adalah fakta, wanita itu tak punya alasan untuk membohonginya!
Mungkin, saat itu dia hanya asal bicara karena marah sesaat, mungkin juga karena terlalu tertekan sehingga melampiaskan emosinya pada Tania. Namun, kata-kata itu telah menimbulkan luka yang besar dan tak bisa dihapus!
"Entah kenapa, saat mendengar kata-katamu itu, dan melihat darah yang terus mengalir dari pergelangan tanganku, tiba-tiba aku nggak mau mati lagi."
Mati demi pria yang mengucapkan kata-kata seperti itu, betapa tidak berartinya?
Tania tersenyum, senyum yang menenangkan, menunjukkan ketenangan yang sudah lama dia raih.
Mungkin saat itu, dia masih mencintai Aldo, hanya saja cintanya tak lagi sedalam dulu.
"Selama lima tahun ini, kamu nggak mungkin terus berpikir aku sengaja gugurkan anak itu, 'kan?"
Tania memiringkan kepala, menatap Aldo dengan mata yang jernih.
Sebe

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link