Bab 18 Aku Sangat Bersyukur Bisa Bertemu Denganmu
Sejak percakapan di hari itu, Tania tidak pernah lagi melihat Cedric saat menjalani pemeriksaan kehamilan di rumah sakit.
Hatinya terasa agak kosong, tapi sekaligus lega, akhirnya tak perlu lagi menanggung rasa bersalah karena "mengorbankan orang baik."
Pada usia kehamilan sembilan bulan, tubuh Tania membengkak hingga bertambah dua ukuran. Matanya terjepit daging, bergerak pun terasa berat. Bu Lanny sampai memanggil seorang pembantu rumah tangga untuk ikut merawatnya.
Syukurlah selain bengkak, Tania tidak mengalami gejala lain.
Mendekati tanggal perkiraan lahir, Bu Lanny menyiapkan segala sesuatu dan mengantar Tania ke rumah sakit yang sudah dipesan untuk persalinan.
Mungkin karena ingin menghindari sesuatu, Tania tidak memilih rumah sakit tempat Cedric praktik.
Karena sudah mengatakan hal seperti itu, menunda-nunda lagi hanya akan memperburuk keadaan.
Tempat tidur di rumah sakit terbatas, Tania tidak mendapat kamar sendiri, hanya mendapatkan kamar untuk empat orang.
Tiga ibu hamil lai

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link