Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 16

Mungkin ini memang keberuntungan dari langit. Reza akhirnya benar-benar melihat Nara. Dia berdiri di kursi penonton yang remang, sementara Nara berada di tengah panggung, bersinar gemilang. Cahaya lampu jatuh tepat di tubuhnya, seolah memberinya lingkaran cahaya yang memukau. Dia mengenakan setelan jas dengan rok pendek, sopan dan elegan. Rambutnya disanggul rapi, membuatnya terlihat bersih dan tegas, sementara helai rambut kecil di sisi dahi menambah kesan anggun. Setiap gerak dan senyumnya penuh percaya diri. Dengan bahasa Inggris yang lancar dan aksen matang, dia menjelaskan proyek wirausahanya dengan menarik dan memikat. Nara benar-benar berubah. Reza berdiri terpaku di bawah panggung, menatapnya dengan serius sambil menyadari perubahan itu. Bahkan, Nara seolah kembali seperti saat Reza pertama kali menemuinya. Sosok cerahnya, hangatnya, seperti matahari yang perlahan masuk ke hatinya, memberikan kehangatan. Dialah yang membuat Nara dulu menjadi cemas, rapuh, sensitif, berulang kal

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.