Bab 4
Beberapa hari kemudian, Kiara mulai masuk kuliah, dan masa liburku pun berakhir.
Namun, aku tidak menyangka, ada kebetulan di dunia ini yang bisa sedemikian tepat, Kiara justru menjadi muridku.
Tahun ini, aku ditugaskan sementara menjadi instruktur latihan militer di kota ini, dan kebetulan kelas yang kupegang adalah kelas Kiara.
Betapa gembiranya perasaanku saat melihat Kiara di antara para mahasiswa baru.
Saat pertama kali melihatku, wajah gadis itu pun dipenuhi keterkejutan.
Seragam loreng yang seragam pada umumnya tampak luar biasa indah saat dikenakan olehnya. Warna hijau gelap itu membuat Kiara terlihat makin putih, kulitnya di bawah matahari seakan memancarkan cahaya.
Saat latihan, wajah mungilnya yang halus menegang serius. Aku belum pernah melihat sisi dirinya sebagai seorang murid, menghadirkan pesona yang berbeda.
Gadis itu kepanasan hingga keringat membasahi dahinya, kedua pipinya memerah, tak pelak membuatku teringat penampilannya saat intim bersamaku.
Saat waktu istirahat

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link