Bab 5
Malam musim panas terasa sangat sunyi.
Sesosok bayangan cantik melangkah naik. Aku menerjang maju dan langsung memeluknya, dengan tidak sabar menekannya ke dinding dan menyentuhnya.
"Eh, pelan-pelan dong!"
Kiara agak meronta di dalam pelukanku, dan mengeluarkan tawa manja.
"Kiara sayang, akhir-akhir ini aku kangen banget denganmu ... "
Tidak lama kemudian, dari sikap setengah menolak setengah menerima, gadis itu berubah menjadi aktif dan penuh gairah, bekerja sama denganku memainkan berbagai permainan.
"Pak, jangan hukum aku lagi, huu ... "
Aku menghela napas puas, gerakanku menjadi makin lancang dari sebelumnya.
Selama masa latihan militer ini, hidupku bahkan terasa lebih nikmat dibanding saat liburan di rumah.
Siang hari melatih para siswa, malam hari sesekali mengajak Kiara ke atap untuk melihat bintang dan bulan.
Pada hari latihan militer berakhir, para siswa di kelas mengadakan acara perpisahan untukku.
Selama acara itu, tidak sedikit siswi yang menangis, berkata enggan berpisah d

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link