Bab 34
Malam itu, setelah selesai menghadiri jamuan, Victor naik ke mobil. Saat melewati bank miliknya sendiri yang lampunya masih terang, dia bertanya santai, "Kenapa, hari ini lembur?"
Asisten khusus di kursi depan segera menjawab, "Ya, Tuan. Grup Nesmir sore tadi menelepon mengatakan ingin menarik uang tunai sebanyak 100 miliar, jadi para pegawai harus lembur untuk memprosesnya."
Biasanya, kabar seperti ini tidak akan menarik perhatian Victor.
Namun hari ini, dua kata itu tertangkap tajam olehnya.
"Keluarga Nesmir?"
"Benar."
"Apa alasannya?"
Suara Victor dingin, nadanya seperti biasa, sulit ditebak emosinya.
Asisten tertegun sejenak dan merasa agak heran.
Sejak kapan CEO mereka begitu peduli urusan kecil seperti ini?
Namun sebagai asisten, dia tetap profesional.
"Aku akan langsung menyuruh orang menyelidikinya."
Tiga menit kemudian, asisten melaporkan hasilnya secara rinci,
"Tuan, kabarnya putri Keluarga Nesmir diculik. Penculik meminta tebusan 100 miliar uang tunai."
"Apa katamu?"
Wajah V

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link