Bab 14
Ada yang bilang mereka pernah melihat Wulan di jalanan Pelvia. Dia tampak lebih cerah dan memesona dari sebelumnya.
Ada yang mengatakan dia bergabung dengan sebuah organisasi bantuan internasional, dan sering muncul di wilayah yang dilanda peperangan dan kekacauan.
Ada pula yang mengatakan bahwa dia telah menjalani hidup baru dengan identitas baru, seperti seekor burung yang terbang bebas, benar-benar keluar dari sangkar masa lalu, dan menuju langit luas yang memang sejak awal miliknya.
Lampu di ruang kerja Fajar nyaris tak pernah padam hingga larut malam. Titik-titik di peta dunia yang dia tandai semakin banyak, namun satu per satu akhirnya dicoret.
Pencarian itu terasa seperti mencari jarum di tengah lautan. Harapan nyaris tak terlihat, sementara penyesalan dan keputusasaan yang tumbuh hari demi hari menjadi siksaan paling kejam, mengiris hati Fajar setiap malam tanpa henti.
Saat itulah dia tersadar yang Wulan hancurkan waktu itu bukan hanya rumah utama Keluarga Yandika yang dingin,

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link