Bab 525
Entah senyuman itu menyindir atau ada maksud lain.
"Bukankah ini Nona Yuna? Kamu datang untuk mencari Shayne?"
Shayne juga melihat ke arah Yuna.
Mungkin karena mengetahui akan bisa bertemu Shayne hari ini, Yuna mendandani dirinya dengan sangat cantik.
Yuni memang sudah cantik, tetapi penampilannya menjadi semakin memesona berkat dandanan yang cermat.
Shayne hanya meliriknya sebentar sebelum mengalihkan pandangan.
Yuna melirik Shayne, lalu kembali menatap Merry.
Dia mengepalkan tangannya erat-erat, menatap Merry seolah sudah mengambil keputusan.
"Merry, a ... aku datang untuk mencarimu."
Merry mengangkat alisnya. "Mencariku?"
"Soal kejadian di Negara Turnic ... maafkan aku." Yuna menunduk dan meminta maaf dengan suara pelan.
Kilatan tajam melintas di mata pria itu. Dia berdiri diam di tempat tanpa berkata apa-apa.
Merry menatap Yuna yang tidak bergeming.
"Terakhir kali sepertinya Nona Yuna nggak terima dengan kejadian itu, kok hari ini tiba-tiba berubah pikiran?"
Menghadapi pertanyaan p

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link