Webfic
Open the Webfic App to read more wonderful content

Bab 13

Stanley terdiam lama. Sampai-sampai senyum di wajah Yolanda mulai sulit dipertahankan. Lalu dia mengangkat tangan, dengan lembut menggenggam tangan Yolanda yang melingkari pinggangnya, dan perlahan namun tegas, mendorongnya menjauh. "Yola ... " Suaranya sangat rendah, penuh kelelahan yang sulit diungkapkan, "Pulanglah dulu." Yolanda tertegun. Dia mundur selangkah, menatapnya dengan tak percaya. "Kenapa? Stanley, apa maksudmu? Kita ... " "Aku butuh waktu." Stanley memotongnya. Dia berdiri, lalu berjalan ke depan jendela besar, membelakanginya. Punggungnya di bawah cahaya lampu temaram tampak begitu sunyi dan berjarak. "Aku butuh ... sedikit waktu," ulangnya, suaranya ringan seperti helaan napas. Yolanda berdiri diam, menatap punggungnya yang dingin. Senyum lembut di wajahnya pun lenyap sepenuhnya. Yang tersisa adalah perpaduan rasa kaget dan terhina, serta seberkas kepanikan dan amarah yang sulit disembunyikan. Dia menggigit bibirnya. Akhirnya tanpa mengatakan apa pun, dia berbalik, dan

Locked chapters

Download the Webfic App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.