Bab 12
Meski hanya tinggal sementara selama sebulan, kamar yang disiapkan Keluarga Satia untuk Elyra, baik dari segi luas dan arah hadap maupun perabotan di dalamnya benar-benar membuatnya terkejut.
Untuk sesaat, Elyra bahkan ragu, dia ini sebenarnya datang menumpang, atau justru datang untuk inspeksi.
Luciana juga baru pertama kali masuk ke kamar itu. Melihat bahwa bahkan perlengkapan kosmetik pun sudah disiapkan, dia langsung memberi penilaian tinggi, dan yang jarang terjadi, dia memuji putranya.
"Nggak disangka Yuvan biasanya diam saja, tapi kalau mengerjakan sesuatu ternyata sangat teliti. Lyra, coba lihat, masih ada yang kurang nggak?"
Elyra buru-buru menggeleng, matanya memancarkan rasa terkejut dan senang.
Melihat wajah yang tujuh persepuluh mirip dengan Bu Vera itu memperlihatkan ekspresi sepatuh dan semanis ini, hati Luciana serasa meleleh, tanpa sadar dia mengulurkan tangan ingin mencubit pipinya.
Tangannya baru terangkat, sudah keburu ditangkap oleh Yuvanos yang pas masuk ke kamar,

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link