Bab 93
"Surat pengunduran diri Lucy."
Asisten pribadi itu menyerahkan surat pengunduran diri dengan hormat di hadapan Mimi. "Mimi, Joe sedang diperiksa. Katanya pemberitahuan ini dikeluarkan langsung oleh Willy."
Kabar buruk pasti sangat cepat menyebar.
Meskipun tidak berada di kantor pusat Perusahaan Fulberto, kabar itu sudah menyebar jauh ke seluruh jajaran grup sejak lama.
Asisten pribadi itu merasa lega. Dia masih mengingat jelas bagaimana Joe sering mempersulit Mimi secara terang-terangan. Akhirnya, hari itu pun tiba.
"Undur diri saja, sesuai prosedur. Nggak perlu kasih aku." Mimi melirik surat itu dan tidak membukanya. Kemudian, dia meletakkannya di sisi lain.
Sedangkan Joe, Mimi seolah tidak mendengarnya.
Bang, bang, bang ....
Saat ini, dari luar kantor terdengar beberapa suara benda berat jatuh, disertai teriakan perempuan yang saling bersahutan.
Asisten pribadi itu membuka tirai jendela dan menatap ke luar. Seketika, matanya membelalak.
Dia melihat Zia seperti orang gila. Dia members

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link