Bab 28
"Alasan! Pasti hanya alasan!" Javier kesal. "Marcello, coba lihat Lina baik-baik! Aku berani bilang, hampir nggak ada wanita di dunia ini yang lebih cantik darinya. Kamu yakin nggak mau?"
Marcello tidak bisa berkata apa-apa.
Dia melangkah mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak, "Kamu benar-benar terlalu santai sampai sembarangan menjodohkan orang. Aku sepertinya harus telepon ayahmu."
Javier langsung menggeleng begitu mendengarnya, "Jangan, jangan! Dasar, aku hanya bercanda saja, jangan terlalu serius!"
Javier pun tidak berani melanjutkan.
Dia segera menarik Marcello kembali dan tersenyum pada Lina, "Kalian pasti ada urusan kerja, aku pergi dulu! Teman-temanku mengajakku minum."
Lina mengangguk, "Baik, jangan menyetir kalau minum."
"Tenang, aku paling taat aturan lalu lintas!"
Lina tersenyum pasrah, tapi pandangannya tetap tidak bisa lepas dari Marcello.
Benar-benar pria yang tidak bisa dia lupakan selama bertahun-tahun ini.
Begitu Marcello muncul, detak jantungnya seakan tidak bi

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil