Bab 82
Daniel tiba-tiba terdiam dan itu membuat jantungku berdebar kencang.
Terdengar bunyi kursi ditarik, disusul dengan suara Daniel.
"Aku sedang rapat. Tadi Ibu bilang apa? Aku nggak mendengar begitu jelas."
Bu Camela mengulang pertanyaannya. Daniel terkekeh dan menjawab.
"Tentu saja dengan putri sulung Keluarga Winston. Kenapa, Bu? Ibu nggak bisa bedain kakak-adik satu itu?"
Jawaban Daniel membuat hatiku terasa remuk redam.
Agita melirikku dengan puas, sementara wajahku menjadi pucat.
Bu Camela menatapku lama sekali, lalu akhirnya bicara.
"Kamu tahu nggak orang yang kamu nikahi dan kamu perlakukan seperti harta karun selama ini sebenarnya adalah seorang pembohong?"
Daniel sontak menyahut dengan panik dan kaget.
"Apa? Apa maksud Ibu?"
Bu Camela memelototiku dengan kesal sambil berkata.
"Kamu menikahi Agata, bukan Agita. Sudahlah, nanti kita bicarakan lagi setelah kamu pulang. Balik rapat sana, jangan sampai pekerjaanmu jadi terganggu."
Setelah berkata seperti itu, Bu Camela langsung menutu

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil