Bab 850
Victoria menatap Julian dengan terkejut. "Kamu yang membayar utangnya?"
Di kursi depan, Bryan memasang ekspresi bangga, menunggu Victoria memuji Julian.
Namun, Victoria malah berkata, "Kamu keterusan jadi orang bodoh, ya? Hebat. Punya banyak uang memang enak, bisa jadi ATM berjalan tiap hari, gaya sok keren."
Julian terdiam.
Bryan langsung menangis dalam hati. Bukan ini efek yang dia harapkan!
Julian memejamkan mata sebentar, lalu bertanya, "Jadi, cuma karena dia dipukuli, kamu ikut dia pulang ke rumahnya?"
"Jangan bicara seolah-olah aku ini gampang dibawa ke mana-mana. Dia jadi begini, aku juga ada andil. Kalau aku nggak bantu jaga dia, siapa lagi?"
"Dia nggak mati, juga nggak cacat. Masa masih butuh perempuan buat jagain? Dia nggak punya keluarga? Nggak punya pacar sendiri?"
Mendengar itu, wajah Victoria langsung berubah.
Bukan cuma karena nada bicara Julian yang sinis.
Itu juga karena dia tahu kalau Brivan memang sudah nggak punya keluarga lagi. Hal yang lebih menyebalkan, kematian

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil