Bab 27
"Anita!"
Pandu terbangun dengan kaget sambil memanggil nama Anita.
Pak Agung berdiri berjaga di samping tempat tidur dengan ekspresi muram.
"Pandu, mulai hari ini, kamu fokus bekerja dan jaga kesehatanmu saja. Berhentilah mencari Anita!"
"Uhuk, uhuk!" Pandu terbatuk beberapa kali dengan bingung, lalu bertanya dengan suara serak, "Kenapa?"
"Dia istriku! Kami belum bercerai karena aku belum menandatangani surat cerai! Selama aku memiliki kemauan dan ketulusan, dia pasti akan memaafkanku!"
"Dia pada dasarnya berhati lembut. Kalau aku membujuknya sedikit lagi, dia pasti akan memaafkanku ...."
"Diam!" Pak Agung memotong perkataan Pandu.
Kemudian, dia mengeluarkan rekaman percakapannya dengan Anita dan memutarnya.
Suara jernih Anita bergema dan benar-benar menghancurkan kepercayaan diri Pandu.
Ruangan itu tetap sunyi senyap hingga rekaman berakhir.
Setelah sekian lama, Pandu terus bergumam, "Nggak mungkin .... Nggak mungkin .... Ini pasti bohong. Aku harus menemukan Anita, aku harus bertemu

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil