Webfic
Abra la aplicación Webfix para leer más contenido increíbles

Bab 23

Ketika Ericko terbangun, pandangannya menjadi kosong. Asistennya berdiri di samping tempat tidur, suaranya tercekat oleh isak tangis. "Pak Ericko, peluru menembus paru-parumu, kamu hampir meninggal ...." "Kamu bisa dengan mudah bersembunyi di dalam mobil. Kenapa pergi melindungi anak itu dari peluru?" Ericko hanya mampu tersenyum lemah. Karena Ricky sedang memegang Natasha. Saat Natasha memeluk Ricky dan menangis tersedu-sedu, Ericko akhirnya mengerti apa arti sebenarnya dari rasa sakit yang tidak tertahankan. Kesombongannya telah membuatnya kehilangan Natasha. Ericko menoleh ke luar jendela, sinar matahari masih terang. Sore itu indah. Ericko duduk di sofa memeriksa dokumen dan Natasha, sambil memegang buku, melompat-lompat dan duduk di sampingnya, matanya berkerut karena senyum. "Kamu lanjutkan urusanmu, aku akan menemanimu sebentar." Angin sepoi-sepoi lembut mengacak-acak rambutnya, terasa di ujung jarinya dan juga di hatinya. "Oh, benar, Pak Ericko, ini yang dibawa pelayan, kotak h
Capítulo anterior23/23
Siguiente capítulo

Haga clic para copiar el enlace

Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante

Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil

© Webfic, todos los derechos reservados

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.