Bab 20
"Gracia itu darah daging kami. Kami juga sedih, tapi nggak ada pilihan lain. Sekarang kami sadar dan kami pasti akan berubah."
Mendengar kalimat ini, barulah Seno mengangguk dengan sedikit puas, lalu langsung berbalik pergi.
Menyaksikan sosok Seno yang menjauh, Dhanu mengembuskan napas lega.
Dia tadi seperti berdiri di depan iblis di neraka, benar-benar ketakutan setengah mati.
Jika dia berani sedikit saja melawan Seno, Keluarga Xenos pasti akan segera menindak mereka.
"Lalu ... Kita harus apa sekarang? Kita harus bilang apa ke Keluarga Zafran." Ratna menatap suaminya.
"Apa yang harus dijelaskan? Aku ini seorang pebisnis."
Dhanu mendengus dingin.
"Berani memukuli putriku sampai seperti ini, mereka jelas menghina kita. Kita cuma bisa diam sebelumnya, tapi apa kita harus diam terus? Kamu nggak dengar kata Seno? Dia mau membalaskan dendam Gracia!"
"Urusan ini bukan urusan kita lagi. Dengan dukungan Keluarga Xenos di belakang Seno, Keluarga Zafran sudah tamat."
Wajah Dhanu kini dipenuhi ke

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil