Bab 158
"Siapa?"
"Nanti kamu juga tahu."
Setelah selesai berbicara, Dion meminta sopir untuk melajukan mobilnya, kemudian memejamkan mata untuk beristirahat. Saat mobil berbelok, aku tiba-tiba terhuyung ke samping dan tidak sengaja membentur lenganku ke pintu mobil, aku tanpa sadar berteriak kecil.
"Lenganmu kenapa?"
Suara Dion tiba-tiba terdengar di telingaku, aku langsung tersadar kembali. Aku mengusap lenganku, lalu berkata, "Aku nggak sengaja tabrak dinding saat berada di dalam pameran seni."
"Siapa yang melakukannya?"
"James."
"..."
Dion menatapku dengan bingung, jadi aku berkata, "Ada orang yang menggosipkan tentang hubungan James dan kakaknya yang bernama Julisa Lindira, mereka bilang kalau Karen adalah anak haram mereka. James sangat marah saat dengar ini, aku juga nggak tahu apakah Miko bisa mengendalikannya atau nggak. Aku merasa dia sangat menakutkan saat sedang marah."
Setelah mendengar ucapanku, Dion hanya sedikit mengerutkan keningnya tanpa membuat eaksi apa pun. Saat melihat eks

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil