Webfic
Abra la aplicación Webfix para leer más contenido increíbles

Bab 64

Saat ini, di ruang tamu hanya ada Cassandra seorang. Suasananya terasa agak canggung. Faldano duduk di sofa, pandangannya otomatis tertuju pada Cassandra. Dulu Cassandra memandangnya dengan tatapan penuh cinta dan ketergantungan yang jelas, disertai panggilan Kak Faldano yang manis. Tapi sekarang Cassandra hampir tidak pernah menatapnya, yang ada hanyalah rasa kesal, tidak sabar, dan jijik. Saat melihat keduanya diam, pelayan pun melangkah maju tepat waktu dan bertanya sambil tersenyum, "Menantu, mau minum apa?" Di mata para pelayan yang tidak tahu, Cassandra dan Faldano sudah bertunangan. Jadi tidak berlebihan kalau memanggilnya menantu. Namun Cassandra langsung menoleh, mengoreksi dengan tegas dan jelas. "Bukan menantu, nggak ada menantu. Di sini hanya ada Tuan Muda Faldano." Nada suaranya tidak memberi ruang bantahan. Pelayan terkejut dan langsung mengangguk, "Baik." "Nggak perlu." Faldano langsung berdiri. "Sampaikan pada Paman Maxi, aku pergi dulu." "Tuan Muda Faldano nggak mau ma

Haga clic para copiar el enlace

Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante

Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil

© Webfic, todos los derechos reservados

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.