Bab 77
Patricia berteriak keras, menutupi wajahnya, lalu berlari keluar pintu.
Namun, baru saja berlari beberapa langkah, pergelangan tangannya langsung ditarik kuat dari belakang oleh pria itu.
"Lepaskan aku."
Patricia berusaha keras melepaskan diri. Namun, cengkeraman pria itu seakan seperti penjepit besi yang menguncinya dengan rapat, sehingga Patricia tidak bisa melepaskan diri.
Robert mengerahkan kekuatan di tangannya, membuat Patricia kembali tertarik ke belakang.
"Kamu ...."
Patricia ingin mengatakan sesuatu. Namun, belum sempat berbicara, pandangan Patricia tiba-tiba berputar hebat. Seluruh tubuhnya diputar paksa, lalu ditekan Robert di atas sofa.
"Jangan menguji kesabaranku."
Wajah Robert tampak muram dan menakutkan. Dia menatap tajam pada Patricia dan suaranya terdengar gugup, "Patricia, tarik kembali kata-kata yang barusan kamu ucapkan."
Patricia menggertakkan giginya kuat-kuat. Meski tubuhnya bergetar karena ketakutan melihat sikap pria itu, dia tetap enggan untuk menyerah. Patric

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil