Bab 450
Gadis itu putih bersih, lembut seperti mochi. Saat berbicara, matanya melengkung seperti bulan sabit.
Seperti malaikat dalam kisah dongeng.
Gadis itu berkata pada Lucas, "Ayo kita jadi teman sebangku."
Kalimat itu, selalu diingat Lucas.
"Rani, aku bisa bawa kamu pergi dari sini. Aku punya uang. Aku bisa beri kamu kehidupan yang sama seperti di Keluarga Ronan, hidup kaya dan tanpa kekhawatiran. Kita bisa pergi ke luar negeri, ke tempat di mana nggak ada yang mengenal kita. Semuanya bisa dimulai dari awal. Tiana bilang padaku, kamu itu putri Weni. Penculikan ini adalah rencana mereka. Kalau nggak ada aku, kamu sudah mati sekarang."
Kebakaran ini adalah ulah Lucas. Titik api berasal dari lantai satu.
Namun, kini, lantai dua pun mulai dilalap api. Waktu mereka tidak banyak.
"Kematian, atau ikut aku. Pilih salah satu."
"Aku menyukaimu lebih dulu daripada Yavin."
Myria tidak menyangka, Lucas ternyata adalah si anak ingusan yang dikenalnya di sekolah dasar.
"Aku ingat Lucas Kalim, tapi nggak

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil