Bab 41
Merry dan Dean menoleh bersamaan.
Sebuah sosok ramping berjalan mendekat ke arah mereka, diikuti seorang pria tampan dengan aura dingin di belakangnya.
"Kebetulan sekali," sapa Sofie sambil tersenyum. "Nona Merry juga makan di sini?"
Merry hanya melirik sekilas, lalu mengalihkan pandangan.
"Ada apa?"
Sofie melirik Dean, lalu bertanya, "Kalau boleh tahu, ini temannya Nona Merry?"
Jawaban Merry terdengar datar. Dia menjawab, "Itu bukan urusanmu, 'kan?"
Sofie tak marah, malah berkata, "Jarang sekali bisa bertemu Nona Merry di sini. Nggak keberatan kalau kita makan bersama?"
Dean sedikit mengernyit, hendak menolak, tetapi Merry lebih dulu menjawab.
"Silakan."
Dean sedikit menyipit saat menatap Merry.
Merry memberi isyarat dengan kedipan mata. Dean pun mengerti maksudnya dan tak bicara lagi.
Shayne melihat interaksi keduanya, sorot matanya tampak muram.
Waktu itu, Dean-lah yang membantu Merry keluar dari situasi sulit. Mungkinkah mereka ... sebenarnya cukup akrab?
Shayne menarik kursi dan d

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil