Bab 440
Mata Shayne menggelap, "Merry, kamu masih punya bukti lain kalau memang Marco yang menculikmu?"
"Satu-satunya bukti, mungkin hanya dengan menemukan Marco." Merry menjawab santai. "Aku dipukul sampai pingsan, nggak ingat jalan ke sana. Pertama kali bangun aku ada di gudang, kedua kali bangun aku sudah ada di istana. Kalau nggak ada rekaman CCTV, memang aku nggak punya cara membuktikannya."
Tubuhnya memang tidak terluka. Selain mengurungnya, Marco bahkan tidak menamparnya sekali pun.
Selain demam tinggi, dia hampir tidak kekurangan apa pun.
Shayne pasti sudah mendengar dari dokter juga, tubuh Merry tidak terluka.
Suara Shayne terdengar rendah dan datar, "Soal Marco, aku sudah hubungi pihak Keluarga Lexter. Dia sudah diusir dari keluarganya, sekarang nggak tahu keberadaannya. Kalau mau menangkapnya, butuh waktu."
"Terus bagaimana?" Merry menatap langsung mata pria yang dalam dan sulit ditebak itu. "Nggak ada bukti berarti ucapanku nggak benar?"
"Tepatnya memang begitu."
Suasana pun membek

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil