Bab 469
"Aku nggak mau."
Merry memandang pria di depannya dengan bengong. Tenggorokannya seperti tersumbat sehingga dia tidak bisa berbicara, juga sulit untuk bernapas.
Shayne menatap wajah Merry. Suaranya yang tenang memancarkan kedinginan.
"Kamu benar, Yuna nggak kalah darimu dalam hal apa pun, baik penampilan, latar belakang keluarga, maupun perasaannya padaku. Tapi, aku nggak menyukai Yuna. Selama berinteraksi dengannya, juga nggak timbul sedikit pun keinginan untuk menikahinya. Apa alasan ini masih belum cukup?"
Napas Merry agak tidak teratur. Dia berusaha untuk tetap tenang.
"Semua ini bisa dibangun. Saat baru menikahiku, bukankah kamu juga sangat membenciku dan nggak ingin menikahiku? Asal waktunya cukup lama, mungkin pemikiranmu akan berubah."
Shayne membelai pipi Merry dengan sangat lembut dan pelan, bahkan sampai menimbulkan rasa geli.
Namun, entah mengapa, sekujur tubuh Merry justru terasa dingin.
"Dengan kamu di sampingku, kenapa aku harus mencari orang lain? Aku nggak punya waktu,

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil