Bab 474
Namun, kini yang ada hanyalah kekejaman yang dingin.
"Shayne," kata Yuna dengan sedih, "Jangan begini padaku ...."
Shayne menatapnya dan berkata dengan datar, "Hari ini aku memang datang untukmu."
Yuna tertegun.
Sebelum bisa senang, dia mendengar pria itu melanjutkan, "Ikutlah denganku untuk meminta maaf kepada Merry."
"Apa katamu!?" Yuna menatap Shayne dengan tidak percaya, "Kamu mau aku minta maaf padanya? Kenapa!?"
Raut wajah Shayne muram. "Kamu menculik Merry dan membuatnya dirawat di rumah sakit begitu lama. Permintaan maaf saja nggak ada apa-apanya."
Napas Yuna agak kacau. "Kamu benar-benar percaya apa yang dia katakan?"
"Kenapa nggak?"
Yuna agak cemas. "Dia nggak bisa menunjukkan bukti apa pun. Mungkin dia bilang begitu karena kamu terus bersamaku!"
"Terus?"
Yuna tertegun.
Dia menatap wajah datar pria itu dan bergumam, "Kamu percaya padanya atau nggak?"
Raut wajah Shayne sangat tenang, sorot matanya dalam dan memancarkan kilatan dingin.
"Apa itu penting?"
"Apa kamu merasa itu ng

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil