Bab 12 Depresi Pascapersalinan
Rosa datang dengan aura membunuh. Begitu masuk, dirinya langsung hendak menerjang dan memukuli Jessy, bahkan tanpa memedulikan sikap seorang nyonya terhormat.
Ferdy tentu saja menghalangi, "Bu, mohon tenang."
Rosa makin membenci dengan amarah meluap. "Ferdy, apa yang sudah kamu janjikan padaku? Apa harus menghancurkan dirimu sendiri dan Keluarga Hasana demi perempuan ini?"
Ferdy mengerutkan kening. "Bu, Ibu berlebihan."
"Aku berlebihan? Dia hampir membunuh cucuku. Segera lapor polisi, aku mau mengirimnya ke penjara."
Jessy masih ingin membela diri. "Nyonya Rosa, bukan aku. Aku yang melahirkan anak itu, bagaimana mungkin aku tega melukainya?"
Mata Ferdy menyapunya dengan tatapan dingin, lalu berkata kepada Bu Rosa, "Bu, dia juga nggak sengaja. Kalau dibesarkan, yang malu justru Keluarga Hasana."
"Aku lihat memang dia!" Bu Rosa memotong, "Jangan bela dia. Dia nggak pantas menjadi ibu anak Keluarga Hasana, paling-paling hanya alat untuk melahirkan anak."
Jessy tak menyangka Ferdy benar-be

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil