Bab 89
Bu Lina melihat nama Gisel muncul di layar ponselnya, ekspresinya langsung berubah masam saat mengangkat telepon.
"Ada apa?"
[Tante Lina, aku hamil, sekarang aku ada di rumah Keluarga Kusuma bersama Johan. Kami sedang menunggu Tante untuk membahas pernikahan.]
Apa?
Dia tidak salah dengar, 'kan?
Gisel hamil?
Setelah sempat syok, Bu Lina menyindirnya, "Memangnya kenapa kalau kamu hamil? Memangnya kamu bisa jamin anak dalam kandunganmu adalah anak Johan?"
Awalnya, Gisel berulang kali berjanji pada mereka. Asalkan dia menjadi menantu Keluarga Kusuma, demi Keluarga Setiawan, Keluarga Juwono pasti bersedia menjalin kerja sama bisnis dengan Keluarga Kusuma.
Namun, semenjak Keluarga Juwono mengumumkan kepulangan putrinya, Keluarga Setiawan menjadi bahan lelucon.
Tidak hanya diabaikan oleh keluarga Juwono, bahkan Keluarga Kusuma juga terkena dampaknya.
Mana mungkin Bu Lina tidak marah?
Saat mendengar dirinya dihina, Gisel mengepalkan tangan.
"Tante, Johan ada di sampingku. Meskipun Tante nggak

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil