Bab 97
Gisel tentu mengerti maksudnya. Dengan wajah muram, Gisel mencengkeram tangan Johan.
"Johan, perutku sakit. Bisakah kamu temani aku ke rumah sakit? Bayi ... "
Saat kata "bayi" terucap.
Johan tiba-tiba berkata, "Pelayan! Antar Nona Gisel ke rumah sakit."
Gisel tampak tidak percaya, tetapi tidak bisa mengungkapkan bahwa dia berpura-pura sakit. Yang bisa dia lakukan adalah menahan kekesalannya.
Dia lagi-lagi kalah dari Saskia!
"Johan, kamu nggak peduli sama aku? Kamu sungguhan ... setega ini sama aku?"
Sambil berkata, air matanya mengalir di wajahnya.
Setetes demi setetes.
Namun, Johan melirik sekilas, kemudian berbalik dan berkata dengan dingin.
"Aku akan minta ibuku menemanimu, aku sibuk."
Gisel dibawa pergi.
Suasana di ruang tamu kembali seperti semula.
Johan ingin menjelaskan tentang kedatangan Gisel ke sini, tetapi karena ada Mason, dia terpaksa menahan diri.
Dia menyuruh pelayan mengambil surat kontrak yang sudah dipersiapkan, kemudian menyerahkan pada Saskia.
"Kamu baca dulu syarat

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil