Bab 105 Membalas Pria Berengsek dengan Cara yang Sama
Adele mengibaskan tangannya dengan kuat. "Tinggal di mana itu hakku, kamu nggak berhak atur!"
"Adele, kamu ...."
James sangat marah, saat hendak membawanya pergi dengan paksa, terdengar suara Anggita yang kasihan dan manja. "James, aku lapar."
Adele sudah terbiasa dengan trik seperti itu, jadi hanya tersenyum santai.
Sebaliknya, Yuri merinding, lalu menirukan dengan suara dibuat-buat. "Adel, aku juga lapar, ayo cepat makan."
Anggita seketika merasa terhina, tatapannya pada Yuri tajam dan penuh dendam.
Namun Yuri belum berniat berhenti, dia menggenggam tangan Adele sambil berpura-pura takut. "Hiks, kenapa Kakak Ipar menatapku begitu? Aku hanya lapar dan mau makan, memangnya aku salah apa?"
"Hiks, dia galak sekali, jangan-jangan mau memukulku?"
"Kalau seorang ibu hamil memukulku, aku harus balas nggak, ya?"
Adele tidak bisa menahan tawa.
Yuri memang bukan orang yang mudah dihadapi.
Siapa pun yang membuatnya tidak senang, pasti akan dibalas habis-habisan.
Wajah Anggita semakin pucat dan m

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil