Bab 61
Julio meletakkan tangannya yang tegas di jendela mobil. Dia menatap Stella dengan tatapan tajam.
Stella merasa agak canggung ditatap dengan tatapan serius, lalu dia mengalihkan pandangannya. "Ehem, terima kasih. Makanannya enak."
"Kami masih ada urusan. Kami pamit dulu."
Samuel masuk mobil, lalu mendesah, "Kenapa dijelasin panjang-panjang. Ayo jalan."
Sopir menginjak pedal gas dan melaju pergi.
Stella berdecak. "Kak Simon, Kak Samuel. Kalian nggak suka Julio?"
"Nggak suka."
Keduanya berkata bersamaan.
Stella bersandar di kursi, "Kenapa?"
"Benci seseorang butuh alasan?" Samuel duduk di kursi penumpang depan. Dia menoleh ke arah Stella. "Apa jangan-jangan kamu suka padanya?"
Stella menggeleng. "Aku nggak suka, tapi juga nggak benci. Wajahnya nggak bikin orang muak. Selama dia nggak berbuat salah, wajah itu enak dipandang."
"Tapi, dibanding kakakku, dia tetap kalah jauh," ucap Stella sambil memuji mereka.
Simon duduk bersama Stella di kursi belakang mobil, sudut matanya tersenyum tipis. "

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil