Webfic
Abra la aplicación Webfix para leer más contenido increíbles

Bab 20

Pagi hari di sebuah pulau pribadi. Helikopter mendarat di helipad di tengah pulau. Suara baling-baling perlahan mereda, menyisakan deru ombak menghantam karang. Vanya digendong turun dari helikopter oleh Kresna. Begitu kakinya menjejak tanah, Vanya mendorongnya dengan keras. "Penahanan ilegal?" sindirnya dingin. Gaun pengantin berkibar liar diterpa angin laut. "Sejak kapan Pak Kresna melakukan hal keji seperti ini?" Kresna tidak marah. Sebaliknya, dia tersenyum tipis. "Kalau iya, memang kenapa?" Dia mengangkat tangan dan membelai pipi Vanya. Ujung jarinya dingin, tapi tatapannya membara. "Yaya ... kamu milikku." "Seumur hidupmu, jangan pernah berpikir untuk menikah dengan orang lain." Di vila utama. Kresna mengajak Vanya berkeliling seluruh pulau. "Semua ini milikmu," ujarnya sambil membuka jendela besar. Angin laut membawa aroma asin segar masuk. "Taman, kolam renang, perpustakaan ... bahkan laut itu pun milikmu." Vanya tetap tenang. "Aku ingin pulang." "Yaya, lupakan semua yang nggak

Haga clic para copiar el enlace

Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante

Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil

© Webfic, todos los derechos reservados

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.