Bab 82
Jane sedikit tertegun saat melihat mobil pria itu berhenti di depannya. Jendela mobil diturunkan, memperlihatkan wajah Willy yang tampan dan dingin.
"Jane, naiklah."
Jane menahan keterkejutannya, membuka pintu kursi penumpang depan dan duduk, lalu sengaja bertanya, "Jadi, kamu sudah rencanakan ini?"
Willy tersenyum tipis. "Aku tahu kamu pasti akan setuju, jadi aku datang jemput kamu lebih awal."
Jane tersenyum lembut, dan suasana di dalam mobil menjadi harmonis.
Seperti kebiasaannya, Willy menanyakan apakah dia lelah dengan pekerjaannya hari ini. Jane yang baru menjabat sebagai CEO tentu merasa ada tekanan, tetapi tanpa sadar dia menyadari bahwa Willy sepertinya menjadi tempat pelampiasan tekanan baginya.
Setiap kali berbicara dengannya, atau melakukan hal-hal tertentu, semua tekanan itu terasa hilang begitu saja.
Keduanya berbincang dan tertawa dalam perjalanan menuju pesta.
Sementara itu, di pesta, Kevin berdiri di pintu dengan setelan jas rapi. Alisnya yang berkerut menunjukkan bahw

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil