Bab 84
Setelah kata-kata itu diucapkan, wajah Willy memancarkan ekspresi dingin. Jane terus menunduk, meremas ujung gaunnya, lalu menggigit bibir dan berkata, "Bagaimanapun, dulu kita menikah pura-pura hanya untuk menghadapi keluarga. Sekarang juga sudah hampir tiga tahun."
Willy langsung menanggapi, suaranya dalam dan berwibawa, "Jane, kamu sudah bosan?"
"Apa?"
Jane hanya merasa dagunya diangkat oleh seseorang, membuatnya terpaksa menatap mata Willy.
Mata hitam Willy menatapnya dengan dalam tanpa berkedip, membuat Jane merasa sedikit gelisah.
"Aku nggak berniat cerai, Jane, kalau dibandingkan dengan yang lain, kamu ...."
Tiga kata "lebih penting" hampir terucap, tetapi Willy merasa itu terlalu berlebihan.
Bagaimana kalau ucapan itu mengejutkan Jane sehingga dia pergi?
Dia mengubah nada bicaranya, "Hubunganku dengan Kevin cuma hubungan paman dan keponakan, lalu kenapa kalau dia memusuhiku? Yang terpenting adalah, aku juga butuh pernikahan ini sekarang, mengerti?"
Tanpa alasan yang jelas, Jane

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil