Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 20

Drama tari bertema Jejak mengadakan gladi bersih publik dengan tata rias. Andre berhasil mendapatkan satu tiket, duduk di pojok paling belakang di area penonton. Lampu menyala, musik mengalun. Saat panggung menampilkan gerak tubuh yang abstrak namun sangat ekspresif. Bergulat, terjatuh, bangkit, kekuatan baru yang meledak dari keputusasaan .... Napas Andre terhenti. Dia tidak memahami banyak istilah profesional tari, tapi dia mengerti semua yang Alisa sampaikan lewat tarian. Rasa sakit, kebingungan, ketangguhan dan keteguhan yang telah terbingkai oleh seni. Setiap gerakan seolah merupakan proyeksi dunia batinnya, jejak yang dibentuk dari darah dan air mata. Andre menyaksikan gerak kejang dan kehilangan tenaga yang diperagakan penari saat sarafnya tertekan. Dia merasa seolah itu adalah sensasi yang dialami Alisa pada saat kecelakaan. Dia melihat bagian yang melambangkan kelahiran kembali, meskipun langkah tarian goyah, tatapan mata begitu teguh, seakan itulah cerminan Alisa saat ini ...

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.