Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Yang Kau Buang, Kini Bersinar
[Suami Brengsek Mengejar Istri + Pangeran Elite Kota Basena Naik Tahta]Saat Yasmin mengalami keguguran, Cakra justru sedang merayakan kembalinya cinta pertamanya.Selama tiga tahun, Yasmin telah mendampingi dan berkorban untuknya, tapi di mata Cakra, dia tak lebih dari seorang pembantu dan juru masak di rumah.Yasmin patah hati dan memutuskan untuk bercerai.Di kalangan sosial mereka, Yasmin dikenal sebagai perempuan yang sulit dilepaskan, seperti lem yang terlalu kuat menempel."Aku yakin dalam satu hari, Yasmin akan kembali lagi," ujar seorang teman.Cakra hanya tertawa. "Sehari? Paling juga setengah hari."Namun, sejak menandatangani surat cerai itu, Yasmin benar-benar memilih untuk melangkah ke depan. Dia mulai menata kembali hidupnya, mengejar karier yang dulu ditinggalkan, membuka diri terhadap orang-orang baru, dan tak lagi berniat menoleh ke belakang.Hari demi hari berlalu, Cakra tak lagi melihat bayangan Yasmin di rumah.Tiba-tiba, rasa panik menyergap dirinya. Dalam sebuah acara puncak industri, dia akhirnya melihat Yasmin lagi, dikelilingi banyak orang.Tanpa pikir panjang, dia menerobos kerumunan dan berteriak, "Yasmin, kamu belum puas cari masalah?"Tiba-tiba Zicho berdiri di depan Yasmin, melindunginya. Dengan satu dorongan dingin dan tegas, dia menyingkirkan Cakra. Aura dinginnya membuat semua orang terdiam. "Jangan sentuh kakak iparmu."Dulu Cakra tak pernah mencintai Yasmin. Namun, saat dia akhirnya jatuh cinta ... tempatnya di sisi Yasmin sudah tak ada lagi.
Cinta yang Menyiksa
Orang-orang sepergaulan dengan mereka menganggap Sheila Saputra adalah budak cinta bagi Johan Permadi.Sejauh mana dia menjadi budak cinta?Sampai dikenal semua orang.Orang lain menyebutnya tidak tahu malu, tetapi Sheila tidak peduli.Sampai malam itu, dia tiba-tiba menyadari bahwa pria yang membuatnya bersikap setia selama tiga tahun, ternyata sudah berubah.Sheila tidak berkata apa-apa, berbalik dan langsung meninggalkannya.Orang-orang di sekitarnya semuanya mencercanya. Mereka beranggapan bahwa dia sedang bermain tarik ulur, bahkan Johan juga berpikir demikian.Sampai akhirnya, dia menemukan selembar di dompet Sheila.Pemuda di foto itu memiliki mata dan alir yang sangat mirip dengan dirinya.Dia menjadi gila, matanya memerah.Malam saat terjadi kecelakaan balap mobil, Johan dengan rendah hati memohon pada Sheila melalui telepon, "Sheila, aku terluka. Kamu datang menjengukku, ya?"Dari seberang telepon terdengar derai tawa lelaki. "Sikapnya Johan seperti anjing yang mengibas-ngibaskan ekornya. Apa kamu mau jadi budak cinta?"*Orang ini, Luki Fuadi, terkenal sebagai pria dominan yang sulit diatur. Dia tidak takut akan siapa pun.Di usia delapan belas tahun, dia dikirim ke rumah neneknya untuk didisiplinkan. Pada saat itulah, dia bertemu dengan gadis kecil yang tiga tahun lebih muda darinya, dia adalah Sheila.Sejak itu, pemuda yang sangat nakal itu berubah menjadi kakak yang lembut dan perhatian. Setiap hari di rumah mengajarinya mengerjakan PR.Sahabat kecilnya menggodanya dengan menyebutkan bahwa Luki sudah kembali ke jalan yang benar.Luki melirik anak yang duduk di sampingnya yang dengan tekun mengerjakan soal, tiba-tiba dia berkata, "Kamu tahu apa sih?"Di tahun kedua kuliah, anak itu menengadah dengan wajahnya yang penuh harapan dan mengungkapkan cinta padanya. "Luki, tunggu aku, ya. Saya bakal tumbuh dewasa."Perasaan gadis itu murni dan membara, membuat hatinya gelisah.Setelah bertahun-tahun, akhirnya mereka bertemu lagi. Dia tetap bisa merasakan getaran di hatinya.
Kasih Sayangmu Bagai Sampah
Di kehidupan sebelumnya, Devan sudah hidup di panti asuhan sejak dia bisa mengingatnya. Ketika berusia lima tahun, dia diadopsi oleh orang tua angkat, membuatnya merasakan kehangatan sebuah keluarga. Namun, ketika berusia 15 tahun, barulah orang tua kandungnya menemukannya, membawanya kembali ke Keluarga Atmaja. Devan yang sangat merindukan kasih sayang keluarga, berusaha menahan diri di Keluarga Atmaja, berusaha menyenangkan mereka semua. Namun, orang tua dan ketiga kakak perempuannya selalu mengabaikannya, si putra kandung ini. Sementara itu, mereka memanjakan putra palsu di atas segalanya. Hingga suatu hari, si putra palsu itu merencanakan sebuah kecelakaan mobil. Devan jatuh dan tewas di tempat. Ketika rohnya melayang di udara, dia melihat orang tua dan kakak-kakaknya hanya peduli merawat si putra palsu yang hanya lecet sedikit sambil menangis. Sementara tubuhnya sendiri yang tergeletak berlumuran darah, tidak mereka hiraukan sama sekali. Saat itu, Devan benar-benar menyadari segalanya. Dandelion memang sudah seharusnya terbang tertiup angin, tak sepatutnya berharap kembali ke tempat asalnya. Kemudian, Devan terlahir kembali. Di kehidupan ini, dia memutuskan untuk hidup demi dirinya sendiri, demi mereka yang benar-benar mencintainya. Namun, ketika dia benar-benar melepaskan hubungan keluarganya, memutuskan semua ikatan dengan Keluarga Atmaja, satu per satu dari ketiga kakak perempuannya dan orang tuanya mulai merasa menyesal. Mereka mulai merindukan kebaikan Devan, ingin memperbaiki hubungan dengannya. Hanya saja, kasih sayang yang terlambat itu sama sekali tidak berarti!
Bara Cinta Setelah Perceraian
Saat itu, Olivia Wirya dan Leo Hadi menikah kilat. Tidak ada pernikahan megah, tidak ada bulan madu.Tiga tahun hidup bersama, semuanya berlangsung tenang dan harmonis, seperti permukaan danau tanpa riak. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, Leo menyebut nama wanita lain. Barulah Olivia sadar, ternyata hati suaminya sudah dimiliki orang lain.Tidak lama setelah itu, Leolah yang lebih dulu mengusulkan perceraian.Olivia tidak marah, tidak memohon. Malah sebaliknya, dia menyetujui dengan cepat. "Aku nggak akan mengganggumu. Aku tulus berharap kamu menemukan cinta sejatimu," katanya dengan senyum tipis.Setelah itu, dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi. Hidupnya terus berjalan. Dia menemukan cinta baru dan tidak lama kemudian, mulai membicarakan pernikahan. Semuanya berjalan mulus, seperti jalan bebas hambatan. Namun, malam sebelum pertunangan, sesuatu terjadi. Olivia mabuk. Langkahnya gontai, hingga tubuhnya tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang berdiri di dekatnya. Sebelum dia jatuh, tangan kokoh pria itu menangkap pinggangnya, menahannya dengan erat. "Sudah puas bermain-main?" ujar pria itu.Olivia melepaskan diri dengan tenang, matanya menatap pria itu seperti melihat orang asing. "Tolong jaga sikapmu," katanya, suaranya dingin. "Aku akan segera menikah. Kalau tunanganku tahu ... ""Biar saja dia tahu," pria itu memotong, suaranya lebih rendah, seperti ancaman samar. Dia mendekat, tatapannya penuh keyakinan yang tak tergoyahkan. "Biar dia tahu kamu adalah milikku."
Dari Penolakan ke Pengejaran
Felicia Scarlett, putri orang kaya palsu telah menjadi kantong darah hidup untuk Stella Wyne, ibu angkatnya, selama 20 tahun. Saat putri asli kembali ke rumah, dia langsung diusir dari rumah. Putri asli menindasnya dan orang-orang mengejeknya. Namun, siapa sangka identitas Felicia tiba-tiba berubah menjadi satu-satunya putri kandung dari keluarga Scarlett yang misterius dan merupakan keluarga terkaya di Avalon. Orang tua kandung dan kelima kakak laki-lakinya sangat memanjakannya! Uang saku tanpa batas bisa dia habiskan sesuka hati, mobil mewah edisi terbatas bisa dia kendarai sesuka hati, pakaian mewah kelas atas bisa dia beli sesuka hati … Selain itu, dia punya seorang tunangan yang merupakan pria terkaya di dunia. Namun, tunangannya selalu menghindarinya dan bersikap dingin padanya. Bahkan, tunangannya sampai datang untuk membatalkan pertunangan mereka. Felicia berkata kalau dia juga ingin membatalkan pertunangan mereka. Namun, siapa sangka, setelah membatalkan pertunangan, pria itu kembali mengejarnya. Setiap saat, dia ingin memeluk, mencium, dan bahkan mengangkat Felicia tinggi-tinggi seperti anak kecil. Felicia merasa kesal. "Heh, mantan tunangan, bisa nggak sih kamu tahu malu dikit?" Leonard menjawab, "Apa rasa malu bisa dimakan? Bisa mendapatkan istri?" Felicia menjawab, "Pergi." Leonard berkata, "Istriku mencintaiku sampai-sampai menyuruhku pergi. Kenapa dia nggak menyuruh orang lain pergi?" Orang-orang berkata, "Ternyata pria terkaya di dunia yang ditakuti semua orang itu pria yang bucin!" Leonard berkata, "Aku sangat ingin memukul diriku sendiri yang sangat bodoh dan buta di masa lalu."
Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Andai Seperti Pertama Bertemu
"Pak Sigit, selamat! Anda telah lulus wawancara online di perusahaan kami. Surat penawaran sudah dikirimkan ke email Anda. Kami mengharapkan Anda bergabung di Lyndon dalam waktu setengah bulan. Apa ada pertanyaan?" Dari ujung telepon, terdengar suara seorang pria berbicara dalam bahasa Inggris yang fasih. Sigit Wardana tanpa ragu langsung menyetujuinya."Nggak ada masalah. Saya akan datang tepat waktu." Begitu telepon ditutup, kenop pintu berputar, dan Susan Setiadi masuk ke dalam. Melihat Sigit, dia menyerahkan sebuah kantong kertas dengan sigap."Kemarin ada urusan mendadak di firma hukum, jadi aku nggak bisa menemanimu merayakan tahun baru. Jangan marah, ya." Ucapannya terdengar tulus. Sigit tidak banyak bertanya, hanya menerima kantong itu dan melirik isinya. Sebuah gelang kayu cendana tergeletak di dasar kantong kertas.Bahkan untuk sekadar mengemas gelang itu pun Susan tidak mau repot-repot.Gelang kayu cendana itu memang mahal, tapi yang membuatnya mahal bukanlah gelang itu sendiri, melainkan gelang kayu gaharu yang merupakan pasangannya. Gelang kayu cendana ini hanyalah bonus dari gelang kayu gaharu tersebut.Gelang kayu cendana itu ada di sini, berarti Susan telah membeli gelang kayu gaharu. Namun, dia memilih memberikan bonusnya kepada Sigit. Kalau saja Cahyo Sumadi tidak mengirim foto-foto itu kemarin, yang salah satunya menampilkan gelang yang ukurannya sangat mencolok dengan kualitas istimewa, mungkin Sigit tidak akan menyadari bahwa pacarnya selama lima tahun itu memilih memberikan gelang utama kepada orang lain dan hanya memberinya gelang bonus.
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.