Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Semua

Dewi Putri yang Sebenarnya
Putri Keluarga Wistoria yang sebenarnya sudah kembali dari Alam Kultivasi!Di kehidupan sebelumnya, Diana Palmer adalah putri asli Keluarga Wistoria, tapi Keluarga Wistoria malah tidak mengakuinya dan menganggapnya sebagai pembantu. Keluarga Wistoria hanya peduli pada putri dan adik angkat mereka!Pada akhirnya, Diana ditinggal oleh ibu dan kakak kandungnya di dalam mobil yang sedang terbakar. Dia pun mati terbakar.Setelah berkultivasi selama 300 tahun, dia kembali dan memutuskan hubungan dengan Keluarga Wistoria. Dia mulai hidup untuk dirinya sendiri.Orang lain mengira dia hanya seorang artis yang tidak berdaya, tapi mereka tidak tahu kalau dia adalah master metafisika legendaris yang dipatuhi oleh orang-orang kaya! Dia adalah dokter ajaib yang dapat menghidupkan kembali orang mati! Dia adalah guru yang dipuja banyak orang! Dia adalah pembawa pesan keadilan yang ditakuti dan dikagumi orang-orang!Dengan bantuan Keluarga Wistoria, si putri palsu bersaing dengan Diana dalam segala hal. Namun, makin si putri palsu membandingkan, dia makin merasa putus asa. Hingga suatu hari, anggota Keluarga Wistoria yang menderita penyakit terminal menyadari kalau dokter ajaib yang selama ini mereka cari ternyata adalah putri dan adik perempuan mereka yang terlantar!Orang Keluarga Wistoria berkata kalau Diana tidak bersaing dengan Hazel, mereka akan mengakui Diana. Sementara Diana mendengar mereka ingin menemuinya karena mereka telah menderita penyakit terminal.
Terjerat di Balik Topeng Dingin
Vanya Angkara dikenal sebagai sosok yang memesona. Senyum di bibir merahnya begitu menawan, dan tatapan matanya penuh daya pikat. Sementara Kresna Tiranta adalah pewaris elite keluarga terpandang. Sosoknya dingin, berjarak, disiplin, bagaikan bunga di puncak gunung yang tak tersentuh. Tak ada yang menyangka, dua sosok yang begitu berlawanan ini justru larut dalam gairah tersembunyi. Mereka bergumul liar di kursi belakang Maybach saat malam sunyi, kehilangan kendali di kamar mandi acara amal, hingga di depan jendela tinggi sebuah kebun anggur pribadi, sampai kaki mereka lemas. Setelah melalui satu malam penuh gairah, terdengar suara gemercik air dari kamar mandi. Vanya bersandar di ranjang, lalu menghubungi ayahnya, Dirga Angkara. "Aku bersedia menikah dengan pewaris dari Kota Altara yang katanya sekarat itu untuk penolak bala. Tapi aku punya satu permintaan." Terdengar nada bahagia di seberang telepon yang tak bisa disembunyikan. [Katakan saja! Selama kamu mau menikah, Ayah akan menyetujui apa pun.] Kemudian, Vanya menjawab, "Kita bicarakan saat aku pulang." Suaranya terdengar lembut, namun matanya dingin dan kosong. Dia mengakhiri panggilan. Saat hendak bangkit untuk berpakaian, pandangannya tanpa sengaja tertuju pada laptop milik Kresna di samping. Layar WhatsApp masih menyala, dan ada pesan terbaru berasal dari seorang gadis dengan nama kontak "Calia". [Kresna, ada petir ... aku takut.] Ujung jari Vanya bergetar pelan. Pintu kamar mandi tiba-tiba terbuka, dan Kresna melangkah keluar. Butiran air meluncur di sepanjang tulang selangkanya, dan dua kancing kemejanya terbuka santai. Ketenangan dingin yang biasanya dia miliki kini diselipi kesan malas yang berbahaya. "Ada urusan kantor. Aku pergi dulu," katanya sambil mengambil jas, suaranya tetap datar dan dingin. Bibir Vanya terangkat tipis, senyumnya samar namun tajam. "Urusan kantor, atau mau menemui cinta pertamamu?"
Putri Kaya yang Diremehkan
Pertarungan Satu Lawan Satu: Kedua Pihak dengan Identitas Palsu, Mari Saling Bongkar Rahasia!Tujuh belas tahun yang lalu, putri kandung keluarga Amarta tertukar. Tujuh belas tahun kemudian, anak itu akhirnya ditemukan dan dikembalikan ke keluarganya.Namun saat kepulangan sang putri, dia tidak diterima dengan baik. Ayahnya meremehkannya, neneknya tidak menyukainya dan tunangan resminya pun memandang rendah dirinya.Ayahnya berkata, "Keluarga Gunawan tidak akan menerima gadis desa sebagai menantu. Demi kepentingan kedua keluarga, kami akan mengumumkan kalau kamu hanya anak angkat."Neneknya berkata, "Nilai belajarmu sangat buruk. Kamu tidak pantas tidur di kamar utama, pindahlah ke kamar tamu."Tunangannya berkata, "Hanya putri kandung keluarga Amarta, Vivi, yang pantas bersamaku. Gadis kampungan sepertimu, enyahlah!"Alice hanya menanggapinya dengan santai, "Aku tidak peduli."Namun kemudian ...Nama Alice sering muncul di berita utama.Pengungkapan pertama: genius dengan nilai sempurna di ujian nasional adalah Alice!Pengungkapan kedua: Peretas hebat dengan nama samaran "Gagak" adalah Alice!Pengungkapan ketiga: Orang nomor satu di daftar dokter ilahi adalah Alice!Pengungkapan keempat: Kesayangan Pak Damian adalah Alice!Pengungkapan kelima: ...Orang-orang yang dulu meremehkan Alice kini kena batunya. Mereka semua merendahkan diri, memohon bantuan, tetapi ditolak mentah-mentah oleh seorang pria yang melindungi Alice.Damian Cavali berkata, "Istriku hanya milikku."Setelah berkata dengan tegas, dia berbalik dan berkata pada Alice dengan penuh kasih, "Istriku punya banyak identitas, jadi aku harus berlindung di baliknya."Alice menjawab dengan wajah dingin, "Pak Damian, jangan berpura-pura. Identitas palsumu sudah terbongkar."
Bara Cinta Setelah Perceraian
Saat itu, Olivia Wirya dan Leo Hadi menikah kilat. Tidak ada pernikahan megah, tidak ada bulan madu.Tiga tahun hidup bersama, semuanya berlangsung tenang dan harmonis, seperti permukaan danau tanpa riak. Hingga suatu malam, dalam keadaan mabuk, Leo menyebut nama wanita lain. Barulah Olivia sadar, ternyata hati suaminya sudah dimiliki orang lain.Tidak lama setelah itu, Leolah yang lebih dulu mengusulkan perceraian.Olivia tidak marah, tidak memohon. Malah sebaliknya, dia menyetujui dengan cepat. "Aku nggak akan mengganggumu. Aku tulus berharap kamu menemukan cinta sejatimu," katanya dengan senyum tipis.Setelah itu, dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi. Hidupnya terus berjalan. Dia menemukan cinta baru dan tidak lama kemudian, mulai membicarakan pernikahan. Semuanya berjalan mulus, seperti jalan bebas hambatan. Namun, malam sebelum pertunangan, sesuatu terjadi. Olivia mabuk. Langkahnya gontai, hingga tubuhnya tak sengaja menabrak seorang pria tinggi yang berdiri di dekatnya. Sebelum dia jatuh, tangan kokoh pria itu menangkap pinggangnya, menahannya dengan erat. "Sudah puas bermain-main?" ujar pria itu.Olivia melepaskan diri dengan tenang, matanya menatap pria itu seperti melihat orang asing. "Tolong jaga sikapmu," katanya, suaranya dingin. "Aku akan segera menikah. Kalau tunanganku tahu ... ""Biar saja dia tahu," pria itu memotong, suaranya lebih rendah, seperti ancaman samar. Dia mendekat, tatapannya penuh keyakinan yang tak tergoyahkan. "Biar dia tahu kamu adalah milikku."
Halaman sebelumnya
1
2345Halaman selanjutnya

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.