Semua


Di hari Nia Rudianto mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung, dia nekat pergi ke klub yang sering Toni Gunardi datangi. Padahal saat itu hujan sedang mengguyur dengan deras.Dia berdiri di depan sebuah ruangan VIP sambil berusaha mengeringkan rambutnya yang basah. Dia hendak memberikan kejutan untuk Toni.Dari celah pintu yang sedikit terbuka, dia dapat mendengar suara seorang pria berbicara."Toni, pernikahanmu dengan Nia tinggal seminggu lagi. Apa semua kejutan yang kamu siapkan di hari pernikahan sudah siap?""Tentu saja sudah." Toni menjawab dengan nada bicara yang terdengar sedikit mabuk. Dia lalu melanjutkan, "Aku akan memberikan kejutan yang nggak akan pernah bisa dia lupakan seumur hidupnya."Gerakan tangan Nia yang sedang mengeringkan rambut pun terhenti. Dia tidak kuasa menahan diri untuk tersenyum lebar usai mendengar ucapan barusan.Selama tiga tahun berpacaran, Toni benar-benar sangat menyayanginya dengan sepenuh hati."Haha, Kak, kalau Nia tahu aku sudah menyamar jadi kamu dan mempermainkannya selama ini, dia pasti akan sangat syok, 'kan?""Haha, dia pasti nggak pernah menyangka kalau Toni ternyata punya adik kembar identik!""Kalau dia tahu selama tiga tahun ini yang bersamanya ternyata adik pacarnya sendiri ... " 


Pada Hari Valentine, aku memasak banyak makanan kesukaan Raka.
Tapi dia lagi-lagi tidak menepati janji.
Aku terdiam sebentar, lalu membuka unggahan si "cinta pertama"-nya di sosial media.
"Terima kasih, ya. Aku cuma bilang lampu di rumah mati, tapi kamu langsung ninggalin pacarmu dan datang ke sini."
"Kamu benar-benar luar biasa. Kamu selalu mengutamakan teman daripada pacar. Tetaplah seperti ini."
Fotonya memperlihatkan Raka berdiri di atas bangku, menengadah sambil mengganti bohlam lampu.
Wanita itu memegang kedua kaki Raka, dan tanpa sengaja wajahnya menyentuh bagian sensitifnya.
Raka tidak mengelak, bahkan masih tersenyum tipis.
Pemandangan itu sangat menusuk mata, tapi aku tidak lagi mempermasalahkannya.
Aku hanya menekan tombol suka dengan tenang, lalu mengajak putus.
Namun Raka sama sekali tidak percaya.
"Dia cuma lagi manja. Diamkan saja beberapa hari. Nanti kalau aku bujuk sedikit, dia pasti balik lagi."
Selama ini aku memang mudah sekali luluh karena aku mencintainya.
Tapi mulai sekarang, dia tidak akan bisa membujukku lagi. 
Konon, Ravin Alvaro, putra mahkota Keluarga Alvaro itu sangat kejam, bertangan besi, serta sangat licik. Dia adalah seorang bangsawan di Kota Cendana yang tidak bisa seenaknya diprovokasi.Namun, Nadine Arista justru berusaha mendekatinya.Nadine dilahirkan dengan pesona yang memikat, tetapi di dalam hatinya bersemayam seekor binatang buas yang ingin membalas dendam.Ravin menghina Nadine sebagai wanita hina. Namun, demi wanita itu, Ravin rela mengguncang seluruh Kota Cendana dan membantunya mengirim musuh-musuhnya ke neraka.Nadine mencoba melarikan diri, tetapi Ravin menariknya kembali. Dia berkata dengan suara serak dan penuh amarah, "Setelah menggodaku, kamu mau langsung kabur? Nadine, berani sekali kamu!" 


Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika aku bangun, aku menemukan bahwa Indra, pria yang sudah lama aku taksir, telah menjadi suamiku.Namun, dia sama sekali tidak baik kepadaku. Semua kelembutannya diberikan kepada sahabat masa kecilnya, bahkan ketika aku berada dalam bahaya, dia hanya peduli pada teman kecilnya.Semua orang bilang, aku sangat mencintainya. Bahkan jika Indra memintaku untuk menjadi budak bagi teman masa kecilnya, aku tidak akan menolak.Lucu sekaliAku sama sekali tidak mengingat orang itu.... Aku tidak ingat Indra, ditambah lagi dia juga tidak bersikap baik padaku, jadi sudah sepantasnya aku mengajukan perceraian.Hanya saja kemudian, dia berkeliaran di depan rumahku saat larut malam, dan tidak mau pergi untuk waktu yang lama."Citra, bisakah kamu ... menemuiku sekali lagi?" 
Pada usia enam belas tahun, ayah Alisa Laurent meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Bahkan sebelum masa tujuh hari berkabung usai, ibunya telah membawanya menikah lagi dan bergabung dengan Keluarga Winata. Alisa menolak gagasan kehidupan baru yang selalu dibanggakan ibunya. Penolakan itu pula yang membuatnya sulit menerima kehadiran adik tiri, Andre Winata. Andre mengenakan kemeja putih berpotongan rapi, dengan semua kancing terpasang hingga ke bawah jakun. Sikapnya sangat tenang. Saat pertama kali bertemu sosok anak baik yang selalu dipuji ibunya, dorongan untuk mengusik citra sempurna itu justru bangkit dalam dirinya. Mengganggu Andre pun segera menjadi satu-satunya hiburan baginya di vila yang senyap itu. Dia melonggarkan dasi Andre yang selalu tertata tanpa cela, meninggalkan jejak kaki di sepatu putihnya, serta menempelkan permen karet pada halaman pembuka buku pelajarannya. Tindakan yang paling keterlaluan adalah ketika Alisa menggiring Andre untuk menguping percakapan ayah tiri dan ibunya di balik dinding kamar. Dia melihat ujung telinga Andre memerah, Alisa mendekat, lalu berbisik di telinganya. "Anak baik, apakah kamu tahu apa yang sedang mereka lakukan?" Andre seketika menepis tangan Alisa. Andre seketika menepis tangan Alisa. Napasnya memburu, dadanya naik turun menahan emosi. Di sorot matanya bergolak rasa malu, tersinggung, dan keterpojokan yang menyesakkan. 
"Di hari kencan buta yang penuh harapan, Carissa justru terjebak dalam sebuah kesalahpahaman besar dan menikahi pria yang sama sekali tak dikenalnya. Siapa sangka, kesalahan itu malah menjadi awal dari sebuah takdir yang tak pernah ia bayangkan. Carissa awalnya berpikir pernikahan kilat ini hanyalah hubungan formal yang akan berakhir dengan perceraian, tanpa emosi, tanpa ikatan. Namun, semakin hari, kehidupan pernikahan mereka justru penuh kejutan manis yang menggetarkan hati.Saat Carissa menghadapi kesulitan, sang suami yang dikenal dingin dan angkuh tiba-tiba muncul untuk menolongnya, memberikan bantuan yang tak pernah ia duga. Ketika ia diperlakukan tidak adil, pria itu selalu berdiri di sampingnya, menjadi perisai yang melindungi. Carissa yang polos awalnya mengira dirinya telah menikahi seorang pria pembawa keberuntungan, yang kehadirannya seolah mampu mengubah nasib buruk menjadi keberuntungan.Namun, semakin dalam Carissa mengenalnya, semakin ia sadar ada banyak rahasia tersembunyi di balik sikap dinginnya. Sampai suatu hari, sebuah rahasia besar pun terungkap—suaminya ternyata seorang miliarder tersembunyi, seorang pria dengan kekayaan yang melimpah dan pengaruh yang luas. Kebingungan dan keterkejutan menyelimuti Carissa; ia tak pernah membayangkan pria yang selalu ada di sisinya itu memiliki dunia yang begitu berbeda dari yang ia kenal.Di tengah kenyataan baru ini, Carissa harus memutuskan apakah ia bisa menerima kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, atau mundur dan kembali ke kehidupannya yang lama. Namun, satu hal yang pasti, perjalanannya bersama pria misterius ini baru saja dimulai, dengan cinta yang perlahan tumbuh di antara mereka." 
Aku kehilangan ingatan selama lima tahun. Ketika sadar, aku mendapati pria yang selama ini diam-diam kukagumi, Jason, telah menjadi suamiku.
Namun, dia sama sekali tidak memperlakukanku dengan baik.
Seluruh kelembutannya dia berikan kepada sahabat masa kecilnya. Bahkan ketika nyawaku berada di ambang bahaya, dia malah sibuk menemani sahabat masa kecilnya itu.
Semua orang mengatakan bahwa aku mencintai Jason setengah mati.
Bahkan jika pria itu memintaku menjadi budak bagi sahabat kecilnya, aku pun tidak akan menolak.
Sungguh menggelikan.
Aku sama sekali tidak mengingat orang semacam itu.
...
Aku tidak mengingat Jason, dia tidak memperlakukanku dengan baik, jadi wajar saja jika aku mengajukan perceraian.
Hanya saja kemudian, di tengah malam, pria itu mondar-mandir di depan rumahku dan enggan pergi.
"Sayang, bisa nggak kamu ... tatap aku sekali lagi?" 
Seminggu sebelum menikah dengan Sigit Permana, Wulan Jatmiko tanpa sengaja memergoki hubungan terlarang antara pria itu dan adik tiri Wulan.Setelah berteman bertahun-tahun sejak masa kecil, untuk pertama kalinya Wulan menyadari bahwa perasaan mereka ternyata begitu rapuh.Mimpinya, masa depannya, seluruh hidupnya, semuanya hancur karena Sigit.Dalam keputusasaan, Wulan menyetujui perjodohan dengan Keluarga Silendra dan menikah dengan pria berkepribadian aneh dengan kaki cacat.Namun, siapa sangka, jalan buntu yang dia kira tanpa harapan justru telah lama dinantikan oleh pria itu.Saat bertemu lagi, mata Sigit dipenuhi rasa sakit, memohon agar Wulan mau menoleh sekali saja ... 




Aku telah ditandai sebagai kekasih manusia serigala, Arga Sagara.Konon, wanita yang memiliki tanda itu memiliki makna istimewa bagi manusia serigala. Manusia serigala rela melakukan apa saja demi melindungi kekasih mereka, termasuk mengorbankan nyawa mereka.Pada malam bulan purnama, aku diserang oleh segerombolan drakula. Namun, Arga hanya diam menyaksikan aku disiksa sampai sekarat.Kepala pelayan manusia serigala berlutut memohon kepada Arga agar menyelamatkanku, tetapi Arga malah pergi sambil membopong seorang pejalan kaki yang jatuh pingsan.Arga hanya mengatakan."Selama tanda itu masih ada padanya, dia nggak akan mati."Saat di ambang kematian, aku menjual jiwaku kepada iblis untuk meredakan rasa sakit yang kurasakan.Namun, dari udara terdengar suara tawa dingin seseorang."Kalau mau menjual jiwa, setidaknya carilah pembeli yang mau membeli dengan harga paling mahal. Apa untungnya bertransaksi dengan iblis? Bagaimana kalau bertransaksi denganku saja?" 

Pada malam itu, karena kejadian tak terduga, Clara melakukan sebuah kesalahan yang menyeretnya berurusan dengan seorang pria berkedudukan tinggi.Demi mendapatkan saham Grup Lesmana, dia menawarkan diri menikah dengan pria itu, namanya Ivan Sanjaya.Ivan berkata dengan angkuh, "Aku nggak keberatan menikah denganmu, tapi hubungan kita hanya sebatas pernikahan kontrak."Setelah keduanya sepakat untuk menikah, mereka langsung mengurus pendaftaran pernikahan.Begitu masa kontrak pernikahan mereka berakhir, Clara menyodorkan surat cerai."Pak Ivan, masa kontrak kita sudah berakhir."Ivan tiba-tiba menjadi panik.Sejak itu, Ivan terus menghindar dari Clara.Melihat Ivan terus mengulur waktu, Clara mulai kehilangan kesabaran."Ivan, sebenarnya apa yang kamu inginkan?"Ivan memeluknya sambil memohon, "Clara, kita nggak usah cerai, ya?" 
Madeline Crawford mencintai Jeremy Whitman selama dua belas tahun, tapi pada akhirnya justru pria itu yang mengirimnya ke penjara. Di antara penderitaan dan rasa sakit, Madeline harus menyaksikan kekasihnya jatuh cinta dengan wanita lain… Lima tahun kemudian, Madeline kembali dengan kekuatan baru, bukan lagi gadis yang sama dengan gadis yang telah diremehkan oleh pria itu bertahun-tahun yang lalu! Dengan kekuatan baru yang ia dapatkan, Madeline akan mencabik-cabik siapa pun yang berpura-pura baik dan menginjak manusia tidak bermoral di muka bumi ini. Namun, tepat pada saat ia hendak membalas dendam pada pria yang telah menyakitinya… Pria itu tiba-tiba berbalik dari seorang pria dingin, psikopat tanpa perasaan, menjadi pria penyayang, hangat, dan penuh cinta kasih! Bahkan, pria itu mencium kakinya di depan banyak orang, saat berjanji padanya, “Madeline, aku salah telah mencintai gadis lain. Mulai saat ini, aku akan menghabiskan seluruh sisa hidupku untuk menebus kesalahanku.” Yang dijawab oleh Madeline, “Aku hanya akan memaafkanmu jika kau…mati.” 

Nara Lintang tak pernah menyangka bahwa hubungan jarak jauh lintas negara yang akan segera berakhir justru menutup kisahnya dengan akhir yang begitu pahit dan memalukan.
Bagaimanapun juga, cinta Reza Perdana kepadanya adalah sesuatu yang tak tertandingi.
Dia adalah direktur rumah sakit yang sibuk. Namun demi Nara, dia menempuh hampir sembilan ratus penerbangan ke luar negeri, bolak-balik dengan total waktu terbang mendekati sepuluh ribu jam.
Meski setiap pertemuan selalu singkat dan terburu-buru, Reza tetap memeluknya erat dan berkata dengan suara rendah bahwa semua itu dia jalani dengan sepenuh kerelaan.
Hadiah yang Reza kirimkan kepadanya pun tak terhitung jumlahnya.
Dari yang kecil seperti surat cinta tulisan tangan sepanjang ribuan kata, hingga yang besar seperti kalung bernilai miliaran yang dia menangkan di balai lelang.
Selama dia merasa sesuatu itu bisa membuat Nara tersenyum, dia akan mempertaruhkan segalanya untuk meraihnya sekalipun itu adalah bintang di langit.
Cinta yang terukir hingga ke sumsum tulang itu tak pernah berubah sedikit pun selama tiga tahun penuh.
Namun, ketika Nara pulang ke tanah air dengan penerbangan semalaman, lalu mendengar teman-teman masa kecil mereka memuji betapa setianya cinta Reza kepadanya, Reza justru membantahnya dengan suara serak ...
Nara harus mengakui bahwa saat itu, hatinya seolah dicabik ribuan pisau, dan rasa sakitnya tak ubahnya hukuman yang dijalani perlahan, irisan demi irisan. 
Selama lima tahun, aku bekerja keras untuk membiayai kehidupannya. Sejak tahun ketiga kuliah hingga menempuh pendidikan pascasarjana, semua kebutuhannya ditanggung dengan keringatku. Dia selalu hadir sebagai pacar yang sempurna, penuh perhatian, dan kasih sayang.Namun, dunia serasa runtuh saat aku tidak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya. Ternyata, dia adalah pewaris keluarga Januarta yang kaya raya, sementara aku hanyalah hiburan baginya selama ini.Tidak ingin terus hidup dalam kepalsuan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kami. Namun, saat berbalik untuk pergi, aku malah jatuh ke pelukan seorang pria asing.Pria itu tampak dingin dan penuh jarak. Aku pikir, dia akan segera mendorongku pergi. Di luar dugaan, dia malah mengusap lembut rambutku dan berkata, "Aku akan membawamu pulang."Siapakah pria ini? Apakah pelarianku dari masa lalu akan membawaku pada cinta yang sejati? 
Untuk menyelamatkan kakak laki-lakinya, Tania Yovent dipaksa Ayah menikah dengan orang yang telah meninggal.
Namun siapa sangka, di malam pernikahan, pria yang telah meninggal itu tiba-tiba hidup kembali! Pria itu bahkan menciumnya, memeluknya, dan menggendongnya tinggi-tinggi, memanjakannya hingga membuat semua perempuan elite di kota setempat cemburu dan dengki.
Sayangnya, masa indah itu tak berlangsung lama ....
Cinta pertama suaminya tiba-tiba pulang!
Tania dengan tegas bercerai, serta menyembunyikan kehamilannya dan pergi ke rumah sakit.
Sejak itu, istri dan anaknya menghilang bagai ditelan bumi, membuat Javier panik!
Dia menggeledah seluruh kota hingga ke pelosok untuk menemukannya ....
Tania mencibir. Javier, bukannya kamu mau menikahi cinta pertamamu?
Javier yang angkuh itu justru memeluk Tania erat-erat, lalu berlutut dan memohon. "Tania, kamulah cinta pertamaku."
(1v1, nikah dulu kemudian jatuh cinta, bangkit dari kematian, kabur dengan kandungan, perjuangan merebut kembali sang istri) 
Setelah lulus kuliah, aku mencampakkan pacarku yang miskin dan pergi ke luar negeri bersama putra konglomerat.Dua tahun kemudian, aku dibuang dan dipulangkan, sementara mantan pacarku sudah sukses besar.Dia melakukan segala cara untuk menikahiku, semua orang bilang dia sangat mencintaiku dan tidak menyimpan dendam.Padahal, setelah menikah dia terus menggonta-ganti wanita, membalas dendam padaku dengan gila-gilaan.Dia bertanya padaku, kenapa aku tidak peduli, kenapa aku tidak cemburu.Aku menatapnya sambil tersenyum, karena aku akan mati, apa yang perlu dipedulikan? 
Di tahun ketiga pernikahan rahasia kami, aku akhirnya hamil.
Dengan penuh kegembiraan, aku pulang ke rumah berniat menyampaikan kabar baik ini pada suamiku, Darren Porat.
Namun, di area pintu masuk, aku justru mendengar dia sedang menelepon seseorang.
"Darian, Sania sudah mengambil alih Geng Eldan. Aku berencana bicara terus terang dengan Sharon. Kalau kamu masih belum bosan tidur dengannya, beberapa hari ini aku serahkan dia padamu."
Suara yang terdengar mirip suamiku, namun lebih liar dan berani, pun terdengar.
"Boleh juga, Kakak. Kamu benar-benar setia sekaligus murah hati. Demi menjaga kesucian untuk Sania, bahkan istri sendiri pun bisa kamu biarkan tidur dengan saudaramu. Kamu nggak takut kalau suatu hari nanti dia tahu kalau selama bertahun-tahun yang tidur dengannya itu sebenarnya adalah adik kembar suaminya, dia akan hancur?"
Suara suamiku terdengar dingin dan penuh rasa jijik.
"Memangnya wanita bodoh yang bisa ditipu hanya dengan satu akta nikah palsu pantas menjadi istriku? Lagi pula, wanita sebodoh dia, sudah tiga tahun pun nggak menyadarinya. Ke depannya juga nggak akan pernah sadar."
Seluruh tubuhku langsung terasa dingin.
Ternyata, cinta yang selama ini kukira sudah ditakdirkan untukku ....
Hanyalah sebuah permainan keji yang dirancang dengan cermat oleh suamiku dan adik kembarnya demi mewujudkan keinginan wanita yang dicintai. 
[Menikah dulu, baru jatuh cinta + Menikah karena hamil duluan + Romansa manis]Seorang bos besar yang memiliki kepribadian tenang dan berwibawa, sementara yang satunya adalah mahasiswi kedokteran yang pintar, tetapi miskin.Sheila Antono yang dulunya menganggap teh susu seharga 40 ribu itu barang mahal, tidak menyangka dia akan menikah dengan pria konglomerat karena hamil.Pada hari pertama pernikahan mereka, Sandy Ferianto memberi peringatan kepada Sheila, mereka menikah hanya untuk saling memanfaatkan saja, jadi jangan berharap lebih darinya.Seiring berjalannya pernikahan mereka, Sandy berkata, "Sayang, cium aku, dong. Biar aku yang mengurus dan mencuci celana anak kita.""Kamu dan anak kita adalah segalanya bagiku."Sebelum menikah, Sheila bahkan tidak mampu membeli teh susu. Setelah menikah, Sandy dan seluruh keluarga besarnya memanjakan Sheila!Sandy tidak hanya membiayai pengobatan ibunya Sheila sampai sembuh, pria itu juga memanggil dokter ahli untuk membantu persalinan Sheila.Ada yang mengolok-olok Sheila, mereka mengatakan Sheila menggunakan cara licik untuk menikah dengan pria kaya seperti Sandy. Mereka juga menghina Sheila miskin dan bodoh.Sandy membantah, "Aku yang ingin menikahinya. Aku yang memilih dia menjadi istriku. Aku beruntung menikah dengannya, tahu nggak?"Seorang duta besar di luar negeri mengatakan, "Sheila adalah putri kesayanganku. Dia memang terlahir berbakat."Aku diam-diam merasa diriku beruntung menjadi istrinya. Saat itu, Sandy memelukku sambil berkata, "Bukan kamu yang beruntung, justru aku yang beruntung bisa ketemu kamu." 
Nadia Amrani adalah gadis manis yang tumbuh dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Namun dia justru jatuh cinta pada Darian Prasetya, seorang playboy yang terkenal di kalangan mereka.
Nadia berjuang keras hingga akhirnya berhasil menjadi kekasih Darian.
Demi tetap berada di sisinya, Nadia mempelajari berbagai posisi, memainkan berbagai permainan dengan Darian, dan memenuhi hasrat pria itu siang dan malam.
Saat gairah mereka memuncak, Darian kerap membisikkan kata-kata lembut di telinganya.
"Sayang, kamu hebat. Kamu cepat sekali belajar."
"Rileks, jangan terlalu tegang."
"Ya ... begitu Sayang, aku sangat mencintaimu."
Nadia adalah perempuan yang paling lama bertahan di sisinya, hingga semua orang di sekeliling mereka mengira Darian benar-benar telah berubah.
Hingga malam ini, setelah momen intim mereka di depan jendela besar, Darian membawa Nadia ke sebuah pesta. 

Tiga tahun lalu, sambil menggenggam surat diagnosis kanker lambung, aku tersenyum menenangkan Alvin yang matanya merah berkaca-kaca.
"Cuma kanker kecil, gampang dibereskan kok," ucapku.
Tangis Alvin malah makin menjadi-jadi, dia juga memelukku begitu erat hingga tulangku terasa sakit.
"Nabila, berjanjilah padaku, kamu harus baik-baik saja."
"Aku akan menunggumu kembali dengan sehat untuk menikah denganku!"
Demi bisa bertahan hidup, hampir seluruh lambungku harus diangkat.
Hari-hariku selanjutnya hanya ditemani segenggam obat dan rangkaian kemoterapi tanpa henti.
Tiga tahun kemudian, akhirnya aku sembuh, dan kembali lagi ke sisi Alvin.
Di pesta penyambutan, sahabat wanita Alvin tersenyum sambil mengangkat gelas dan berkata.
"Selama kamu di luar negeri, Alvin selalu jaga kesetiaannya untukmu."
"Setiap malam aku jaga di ranjangnya untukmu. Sudah kupastikan, nggak ada orang lain di balik selimutnya."
"Bahkan di dua buah 'leci kecil' itu sudah aku tato sendiri dengan tulisan 'Jangan Mendekat!"
Keramaian di meja makan mendadak sunyi hingga jarum jatuh pun terdengar.
Aku memaksa mengabaikan rasa sakit menusuk halus di dadaku.
Aku pun ikut tersenyum sambil mengangkat gelas dan menanggapi.
"Kalau begitu, mau diberi penghargaan Juara Penghangat Ranjang, ya?" 
Tahun ketiga pernikahan mereka adalah tahun paling intens dalam pertengkaran mereka.
Pada hari ulang tahun pernikahan mereka, Selina Darma menunjukkan bukti sperma di dalam dirinya dan melaporkan William Tanjaya ke polisi.
"Halo, aku melaporkan William atas pemerkosaan!"
Di kantor polisi, William, berpakaian rapi dengan setelan jas, ujung jarinya berlumuran darah, memancarkan aura kendali penuh bahkan di balik jeruji besi.
Para petugas polisi mendekat, melirik malu-malu ke pengacara yang berdiri di sampingnya.
"Pak William, bagaimana kamu menyelesaikan masalah ini?"
Hati Selina menjadi takut. Mereka bertanya kepada William bagaimana menyelesaikan masalah ini, bukan bagaimana menghadapi William.
William mengangkat alisnya, senyumnya menawan dan berdiri untuk memegang dagu Selina.
"Lina, kamu benar-benar sudah melakukan segala cara untuk menjebakku."
"Tapi Lina, bagaimana kamu bisa berbohong terang-terangan? Saat kamu memberikan segalanya di ranjang, kamu nggak sekejam ini." 

Selama lima tahun pernikahan bisnis, Gwen Winata dan Juan Mahendra masih belum akrab. Bahkan, saat berhubungan intim, mereka berdua melakukannya dengan malu-malu.Juan mencium tulang selangkanya seperti biasa, lalu berkata, "Aku mulai, ya." Kemudian, Juan perlahan melepas pakaian Gwen satu per satu sambil bertanya dengan suara pelan, "Bolehkah?" Akhirnya, Juan memasuki tubuhnya, kemudian berkata dengan suara serak, "Kalau nggak nyaman, bilang saja, aku akan langsung berhenti." 
[Pak Stefano, perjanjian perceraian ini sah. Setelah ditandatangani, hubungan pernikahan akan otomatis berakhir dalam satu bulan.]
Stefano Ferdian duduk di depan komputer, berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum. Setelah mendapat jawaban yang diinginkannya, dia mengucapkan terima kasih lalu keluar dari jaringan.
Dengan langkah terpincang-pincang, dia membuka pintu. Setumpuk foto jatuh dari atas pintu, ujungnya yang tajam menggores pipinya. Stefano menatap foto keluarga itu tanpa ekspresi.
Istrinya, Wenny Subrata, tersenyum bahagia, memperlihatkan kelembutan yang tak pernah dia lihat sebelum mereka menikah.
Anak yang dia besarkan selama lima tahun, Zian, tampak begitu bahagia, seolah kebahagiaannya itu hampir meluap.
Ironisnya, dalam foto keluarga yang disebut-sebut itu, pria yang berdiri di tengah bukan Stefano, melainkan mantan kekasih Wenny, Sandy Winarto.
Jelas ini ulah Zian. Sejak setengah tahun lalu, setelah Sandy kembali ke negara ini, keberadaan Stefano di rumah ini terasa makin tidak berarti. 


Lampu sirene mobil polisi menyala di lokasi terjadinya kecelakaan beruntun malam itu.
Aku memegang papan klip dan berjalan menuju bagian belakang mobil yang rusak. Siapa sangka aku malah bertemu dengan mantan suamiku, Faris Lupito, dan putra kami, Daffin Lupito, di tempat seperti ini.
Daffin tertegun melihatku. Dia lalu menarik lengan baju Faris.
"Ayah, orang itu mirip banget sama Ibu."
Tanpa mendongak, Faris hanya menjawab sambil memeriksa pintu mobil.
"Ibumu di rumah, jangan asal bicara."
Tapi dia lalu menoleh.
Saat kami akhirnya saling pandang, seluruh tubuhnya membeku seketika.
Detik berikutnya, dia menerjang ke arahku. Dia mencengkeram pergelangan tanganku, lalu bertanya dengan napas yang masih tersengal, dan suara yang terdengar bergetar.
"Luna? Kamu ... masih hidup?"
Aku melepaskan cengkeramannya sambil mengerutkan kening. Kemudian mulai menulis lagi.
"Pak, aku sedang tugas. Tolong kerja samanya."
Ayah dan anak itu terdiam mematung di tempat. Mereka terdiam menatapku yang bersikap dingin.
Setelah selesai mengurus lokasi kejadian, aku kembali menaiki motorku dan hendak pergi.
Tapi dua orang itu malah mengejarku.
Daffin memanggil dengan suara pelan, "Ibu ... "
Faris menelan ludah. Dia terlihat tegang saat berkata.
"Luna, ingatanmu ... sudah kembali?"
Aku mengangguk, lalu menjawab dengan nada datar.
"Iya. Aku sudah pulih sejak ledakan lima tahun lalu." 

Setelah mengalami keguguran, Camelia Darian berubah menjadi sosok istri yang selama ini diidamkan oleh James Safran. Dia tidak lagi menceritakan momen kesehariannya, tidak lagi menelepon sepanjang malam saat suaminya tidak kunjung pulang. Bahkan ketika dijebak hingga harus berurusan dengan polisi, dia hanya menjawab dengan tenang bahwa dia tidak memiliki keluarga saat pihak kepolisian memintanya memanggil keluarganya sebagai penjamin agar bisa bebas. Kemudian, dia menjalani masa penahanan selama satu minggu tanpa bantahan. Tujuh hari kemudian, di suatu senja, gerbang besi kantor polisi berdenting terbuka. Baru saja Camelia menuruni anak tangga, sebuah mobil Maybach hitam mendadak berhenti tepat di hadapannya. Pintu terbuka, lalu James turun dengan setelan jas khususnya yang sempurna. Pria itu tampak jangkung dan tegap, tetap memancarkan aura dingin yang mulia, serta pesona yang tenang. Dia tampak seperti rembulan yang agung, tetapi tidak tersentuh. 
Valeria Canir dan Henros Sastian adalah dua "iblis dunia" yang sudah dikenal semua orang di kalangan elite ibu kota. Valeria pernah menghancurkan bar, membakar yacht, menyiram wajah mantan pacarnya dengan anggur merah di depan umum, dan menabrakkan mobil sportnya hingga merusak kamera para paparazi. Sementara itu, Henros pernah ngebut balap liar, membalik meja judi, dan membuat siapa pun yang menyinggungnya bangkrut sampai harus berlutut memohon ampun sambil tetap tersenyum mengangkat gelas untuknya. Tak ada yang menyangka, dua "leluhur" ini akhirnya menjalin pernikahan aliansi bisnis. Begitu kabar itu tersebar, seluruh kalangan elite itu serentak menarik napas dingin, dua orang ini tinggal serumah, apa atapnya tidak bakal terbang? 



Hansen Dhuarta, pewaris paling berpengaruh di lingkaran elite Kota Jingga, akhirnya sembuh setelah tiga tahun terbaring lumpuh. Untuk merayakannya, para sahabatnya sengaja mengadakan pesta di klub pribadi.Marsha Widodo berdiri di pintu klub, memegang hadiah yang telah dia persiapkan dengan baik. Saat hendak mendorong pintu, dia mendengar suara percakapan Hansen dan teman-temannya dari dalam."Hansen, Marsha itu benar-benar tulus padamu. Kalau bukan karena dia selama tiga tahun ini, mana mungkin kondisimu bisa pulih sebaik ini?" "Betul. Gadis itu setiap hari memijatmu, menemanimu rehabilitasi, bahkan tidur pun nggak berani terlalu lelap, takut kalau kondisi mentalmu tiba-tiba memburuk di tengah malam. Utang budi sebesar ini, harus kamu ingat seumur hidup." "Dia memang orang yang sangat baik." Suara Hansen terdengar rendah dan hangat.Ujung jari Marsha sedikit bergetar, sekilas kehangatan muncul di hatinya.Detik berikutnya, dia mendengar seseorang lainnya bertanya, "Lalu kapan rencananya kamu mau menikahi dia?" 