Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 14

Camelia refleks mendongak dan senyumannya sontak lenyap begitu melihat sosok James. Yang tersisa hanyalah ketidakpedulian yang dingin dan kesan tidak sabar. "Pak James?" panggil Camelia dengan suara yang tenang dan tanpa emosi. "Ada urusan apa?" Cara Camelia memanggilnya membuat jantung James sontak terasa pedih. James membuka mulutnya, tenggorokannya terasa kering. "Aku datang untuk menemuimu .... Ayo pulanglah denganku, kita bicara." Camelia balas menatap dengan sorot seolah-olah sedang berhadapan dengan orang asing. "Nggak ada lagi yang perlu dibicarakan di antara kita sejak hari surat cerai itu berlaku." "Pak James, tolong minggir. Aku sedang terburu-buru." Camelia pun hendak berjalan melewatinya dan pergi. James segera meraih pergelangan tangan Camelia. Kulit Camelia terasa hangat dan halus, tetapi itu justru membuat perasaan James menjadi berkecamuk. "Maafkan aku, Camelia." Suara James terdengar sangat serak, hampir memohon. "Aku tahu aku salah,benar-benar salah .... Lihat, aku m

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.