Bab 17
Setelah meninggalkan galeri, Haris dengan tidak rela mengejar Wendy.
Dia menghalangi Wendy, seolah-olah ingin segera membuktikan ketulusannya. "Aku sudah memutuskan pertunangan dengan Lisa!"
Wendy agak terkejut.
Pria ini begitu menyukai Lisa, bahkan rela menunggunya selama sepuluh tahun.
Kini dia justru memutuskan pertunangan begitu saja.
Namun, Wendy segera sadar, lalu dengan dingin mendorongnya. "Apa hubungannya denganku?"
Dia telah memutuskan untuk tidak lagi memiliki keterikatan apa pun dengan Haris.
Jadi, siapa pun yang dinikahi Haris atau tidak dinikahinya, tidak ada hubungannya dengan dirinya.
Wendy tidak peduli.
Sikap dingin di wajahnya menusuk hati Haris. Dia dengan keras kepala berdiri menghalangi Wendy. "Kamu sebegitu membenciku?"
Wendy menatapnya, seketika benaknya dipenuhi berbagai pikiran.
Namun, dia justru menggelengkan kepala.
"Nggak, aku nggak membencimu."
Nada bicara Wendy sangat tenang, begitu tenang sampai dia sendiri tidak menyadarinya.
"Haris, dulu aku menyukaimu.

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda